. . .

Kinerja Mapolsek Tumijajar Dipertanyakan, Waka I DPRD: Kapolda Harus Evaluasi

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN
Wakil ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Yantoni, sesalkan kinerja jajaran Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Tumijajar. Kabupaten Tubaba, diduga lambat dalam menindak laporan warga.

Hal tersebut diungkapkan atas ketidak tanggapan jajaran mapolsek Tumijajar dalam menindak lanjuti laporan Eko (17) Korban Pembegalan Warga Tiyuh Tirta kencana Rk-6 Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten setempat.‎

Menurut Yantoni, Korban tersebut ‎ pada kamis malam (18/10) pukul 21:00 Wib‎, telah melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya  kepada Polsek Tumijajar. Dengan memberikan keterangan para pelaku sudah jelas keberadaan mereka, namun hingga pagi tadi jum’at (19/10) belum ada tindakan yang dilakukan  oleh jajaran mapolsek setempat.

”  Untuk itu saya bersama warga juga korban menindak lanjuti dengan cara mencari informasi di Tiyuh kartaraharja, atas informasi yang saya dapat ‎‎ bahwa para  pelaku sudah jelas keberadaan mereka. ‎Namun setelah saya koordinasi dengan pihak polsek Tumijajar untuk minta pendampingan saat kami hendak melakukan pengambilan motor Korban, tidak satupun anggota polsek setempat turut serta.” Kata Yantoni saat menghubungi Translampung.com via telpon pada (19/10) pukul 16:30 Wib.

‎Setelah sepeda motor korban berhasil kami ambil dari tangan pelaku‎, motor tersebut langsung kami bawa ke Mapolsek Tumijajar pada sore harinya sekitar pukul 16:15 Wib.

‎” Seharusnya kalian memberikan perlindungan keamanan kepada kami untuk menegakkan aturan. Ini tidak, korban sudah melaporkan tapi tidak ada tindak lanjut dari kalian, sementara keberadaan ketiga pelaku sudah jelas tempat mereka.” Ucap Yantoni saat berada di Mapolsek setempat.

‎lanjut yantoni, menurut keterangan Korban kejadian bermula saat para pelaku bertemu dengan korban di Tiyuh Daya asri Timijajar, saat itu para pelaku bermodus  minta diantar pulang ke Tiyuh Kartaraharja kepada korban. Namun, sesampainya di Tiyuh kartaraharja para pelaku tersebut meminta paksa sepeda motor milik korban. ‎

” Untuk ini saya meminta kepada kapolda lampung dapat melakukan evaluasi kinerja polsek Tumijajar, dan saya memberikan waktu 1×24 jam agar jajaran polsek setempat  dapat menangkap pelaku, juga dapat membuktikan bahwa kepolisian mampu memberantas pelaku kejahatan.” Imbuhnya.

Menanggapi itu, Kapolsek Tumijajar Iptu Aladi Effendi membenarkan atas laporan tersebut, dan pihaknya telah melakukan langkah penyidikan.

” Sebelumnya saya dapat informasi dari pak Yantoni, tetapi beliau tidak bicara soal nebus motor korban yang telah di curi, masak barang curian mau ditebus. Saya sudah perintahkan Anggota bernama Sobrun tetapi akhirnya bertemu di simpang Margo, dan kasus ini sedang dalam penyidikan.” Imbuh Aladine, saat dihubungi media via telpon pada Jum’at (19/10) pukul 21:15 Wib  (Dirman)

 

error: Content is protected !!