. . .

Khamami Gagal Boyong Pengantin Dari Jakarta

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, MESUJI – Miris, haru dan geli jika mendengar statemen Khamami Bupati Mesuji yang mengatakan ‘sedih’ karena tidak berhasil memboyong sepasang pengantin untuk dijadikan pajangan di taman Gedung Serba Guna (GSG) yang terletak di area Taman Keanekaragaman Hayati (kehati) Desa Mekar Jaya, Kabupaten Mesuji.

Sosok Khamami ternyata kepincut dengan potongan kayu bekas yang sudah diukir menjadi pahatan sepasang pengantin dengan pakaian adat Bali terpajang di pinggir jalan Surabaya-Jakarta.

Dikatakan Khamami, saat ia sedang  jalan-jalan di Jl. Surabaya, ia singgah di sebuah outlet tempat jual barang antik, sepatu impor dengan harga murah dan tas kulit second.

Disana dirinya melihat patung kayu antik, saat ditanya, harga patung pengantin tersebut di bandrol belasan juta rupiah untuk satu pasang.

“Tadi lihat patung kayu bekas dijalan Surabaya Jakarta, ditawarkan 10jt sepasang. Bagus sekali ditaruh di taman GSG, tapi dihutang gak boleh sama yang jual, ditawar 5 juta sepasang gak boleh juga, ya sudah gak jadi beli, sedih deeh,” tulisnya di akun facebook, Minggu, 11/11.

Selain kurangnya mahar, kegagalan dan keinginan Khamami memboyong sepasang pengantin itu karena termasuk barang unik dan langka yang sulit didapat.

“Kalau beli baru gak ada, itu kerajinan tangan dari Bali. Kayu sebesar itu susah untuk patung, keren.. yaa duit gak ada hanya kepengin saja.. untuk di taman,” ujarnya.(Nara)

error: Content is protected !!