Kesbangpol Tanggamus Gencar Sosialisasikan Anti RKT

Foto: AYP

MATERI ANTI RKT: Kasat Intelkam Polres Tanggamus AKP Samsuri saat menyampaikan materi Anti RKT terhadap puluhan Anggota Satgas Anti RKT dari empat kecamatan yang telah dibentuk, dalam sosialisasi yang dihelat Kesbangpol Tanggamus, Selasa (14/8).

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengelar Sosialisasi Anti Paham dan Gerakan Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT), Selasa (14/8). Sosialisasi tersebut didasari Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003.

Dalam laporannya, Kasubbag Tata Usaha Kesbangpol Tanggamus Amir Hasan mengatakan, UU No. 15 Tahun 2003, mengatur tentang pemberantasan tindak pidana terorisme. Lalu sosialisasi itu juga didasari nota kesepahaman antara Polres Tanggamus dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus Nomor: MoU/18/X/2016 tentang Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Radikalisme, Komunisme, dan Terorisme (RKT) tingkat Pekon/Kelurahan se-Kabupaten Tanggamus.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya memberikan pemahaman bagi personel Satgas Anti RKT tentang bahaya paham dan gerakan RKT yang mengancam stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI. Kemudian sebagai upaya menangkal dan mencegah masuk dan berkembangnya paham dan gerakan RKT di wilayah Kabupaten Tanggamus,” ujar Amir Hasan.

Peserta sosialiasi, kata dia, merupakan perwakilan Anggota Satgas Anti RKT. Mereka berasal dari empat kecamatan, yaitu dari Kecamatan Gisting, Talangpadang, Gunungalip, dan Sumberejo. Materi yang disampaikan adalah upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Tanggamus, dalam rangka mencegah masuk dan berkembangnya paham dan gerakan RKT.

“Serta sebagai upaya menjaga pertahanan dan keamanan dari ancaman paham dan gerakan RKT di kabupaten kita,” tutur Amir Hasan.

Penjabat Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, M.T. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kesbangpol Ajpani menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyambut baik atas pelaksanaan sosialisasi bahaya gerakan RKT oleh Kesbangpol Tanggamus.

“Tentu saja tujuannya memberikan penyadaran kepada masyarakat, khususnya generasi muda terkait semangat dan upaya menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI,” ungkap penjabat bupati.

Salah satu tantangan nyata bagi keutuhan dan kesatuan bangsa ini adalah radikalisme, komunisme, dan terorisme. Terorisme tidak hanya menimbulkan kerugian di masyarakat, melainkan telah mengoyak keutuhan berbangsa dan bernegara. Mereka telah membuat warga saling curiga dan memusuhi serta telah mencabik ikatan persaudaraan dan nilai-nilai toleransi yang sejatinya menjadi kultur Bangsa Indonesia.

“Saya berharap, kegiatan ini mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme di kalangan masyarakat. Khususnya generasi muda dalam rangka pencegahan paham radikal dan ISIS, demi keutuhan dan kesatuan NKRI,” tandas Zainal.

Turut hadir dalam sosialisasi itu sekaligus sebagai narasumber Kasat Intelkam Polres Tanggamus AKP Samsuri, S.H., M.H. dan Kasdim 0424 Mayor (Inf) Erwin Suhada. Lalu Kasi Bina Ideologi, Seni-Budaya, dan Keagamaan Kesbangpol Tanggamus sekaligus narasumber Antoni Hasan, S.I.P., dan Kepala Cabang Kejari Talangpadang Sagimin, dan Camat Gisting, Talangpadang, Gunungalip, dan Sumberejo. (ayp/hkw) 

 

News Reporter