Kepala TNWK: Berry dan Indra sudah Diobati, Kini Menunggu Kendaraan Pengganti

0
146
views
DIOBATI DOKTER TNWK: Dokter Hewan TNWK, dr. Dedi tampak sedang mengobati Indra dan Berry di Lapangan Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Tanggamus, setelah keduanya menjadi korban lantaran truk Fuso yang mengangkut keduanya terguling di Leter S Jalinbar Pekon Sedayu Selasa (5/12) malam. (Foto-foto: DOKUMENTASI TNBBS)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Kepala Taman Nasional Way Kambas Subakir menegaskan, kondisi dua ekor gajah latih bernama Berry dan Indra baik-baik saja. Namun Subakir mengakui dua hewan dilindungi itu sempat terluka setelah truk yang mengangkut terguling.

KORBAN TRUK TERGULING: Berry, salah satu gajah latih TNWK yang berhasil dievakuasi setelah truk pengangkutnya terguling di Leter S Sedayu Selasa (5/12) malam.

Saat dihubungi translampung.com melalui ponselnya bernomor 081379093xxx Rabu (6/12) siang, Subakir menjelaskan, bahwa pemulangan Berry dan Indra ke TNWK terpaksa ditunda.

“Setelah berhasil dievakuasi Selasa malam, Berry dan Indra diistirahatkan di Lapangan Pekon Sedayu Mas. Sampai sore ini masih di sana bersama dua gajah latih lainnya. Totalnya gajah latih TNWK yang didatangkan ke Semaka itu sebenarnya empat ekor. Berry, Indra, dan dua gajah lainnya didatangkan ke Sedayu untuk mengatasi konflik gajah liar yang turun ke pemukiman warga wilayah Kecamatan Semaka beberapa waktu lalu,” beber Subakir.

Baca juga: Truk Pengangkut Terguling di Leter S Sedayu, Dua Gajah Latih TNWK Luka-luka

Selasa malam, lanjutnya, adalah giliran Berry dan Indra yang dipulangkan ke TNWK. Tetapi saat melintasi Jalinbar Pekon Sedayu, dirinya menerima laporan bahwa truk pengangkut Berry dan Indra terguling.

“Kami langsung bergerak secepat mungkin untuk mengevakuasi Berry dan Indra. Mereka luka ringan di bagian kulit. Pukul 03.00 WIB dini hari tadi, Dokter Hewan TNWK, dr. Dedi sudah tiba di Pekon Sedayu untuk mengobati Berry dan Indra. Sekarang mereka sedang diistirahatkan di Lapangan Sedayu sembari menunggu truk pengganti,” tandas Subakir. (ayp)