Kepala SKPD Bentuk Unit Pengumpul Zakat

0
302
views

GUBERNUR Lampung Ridho Ficardo memerintahkan seluruh Asisten Sekda Provinsi Lampung untuk segera mengkoordinir seluruh Kepala SKPD agar membentuk Unit Pengumpul Zakat. Langkah tersebut juga kiranya diikuti Perusahaan BUMD /perusahaan swasta termasuk Perbankan.

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah Untuk Membantu Mengatasi Kemiskinan dan Kebodohan, Rabu (23/3) di Aula Islamic Center Rajabasa Bandarlampung.

“Melalui upaya tersebut pemerintah diharapkan mampu mengoptimalkan perannya dalam mengumpulkan zakat dan Sedekah. Sehingga membantu mengurangi beban saudara-saudara kita,” ujar Gubernur.

Gubernur Lampung secara simbolis memberikan bantuan Beasiswa Rp1 juta per bulan selama 6 bulan, Bantuan untuk guru honorer dan Siswa kurang mampu yang berprestasi.

Ridho mengharapkan Baznas terus meningkatkan kinerja agar semakin gencar dalam mensosialisasikan, menghimpun dan menyalurkan Zakat secara efektif dan efisien.

Dikatakan dia, Zakat adalah salah satu ajaran Islam yang amat penting. Dengan zakat maka wajah kemasyarakatan dari ajaran Islam menjadi nyata. Sedangkan tanpa zakat, agama Islam menjadi tidak sempurna.

Zakat apabila dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Umat Islam sebagai komunitas mayoritas di  negeri ini sudah seharusnya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan.

“Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sangat sejalan dengan semangat ajaran Islam,” ungkap dia.

Disampaikan Gubernur, partisipasi umat tersebut dapat diwujudkan dengan pelaksanaan zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga mempunyai fungsi sosial.

“Melalui Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah ini kiranya dijadikan sebagai momentum untuk “membiasakan” membayar zakat. Karena dengan berzakat dan bersedekah, Insya Allah rezeki kita akan terus bertambah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Mahfud Santoso dan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengungkapkan, total yang sudah disalurkan oleh BAZNAS sampai saat ini adalah Rp830.000.000.

“Sisa saldo Rp400 juta akan dibagikan Gubernur Lampung kepada Mahasiswa kurang mampu yang berprestasi, untuk digunakan sebagai biaya kuliah di Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Acara tersebut juga dihadiri peserta Olimpiade Sains Nasional SMA/MA Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2016. Diharapkan dengan penyelenggaraan Olimpiade ini, di samping akan membawa para peserta ke event yang lebih tinggi lagi seperti halnya tingkat Nasional maupun Internasional nantinya, juga dapat memacu dan memotivasi peningkatan prestasi siswa dan anak-anak didik.

“Semoga para siswa dapat berprestasi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya sehingga bisa meraih medali emas di tingkat nasional    bahkan dapat mewakili Indonesia pada ajang Olimpiade di Tingkat Internasional. Sehingga dapat mengharumkan nama Provinsi Lampung yang kita cintai dan kita banggakan,” ujar Kabag Humas Heriansyah.(rls/isw)

LEAVE A REPLY