Kepala Dinas yang malas dan tidak serius bekerja, terancam dicopot dari jabatan.

0
190
views

Translampung.com, KALIANDA – Setiap Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang masih malas-malasan dalam menjalan setiap program kerja, terancam dicopot dari jabatan sebagai kepala dinas.

“Saya tidak peduli itu. Mau mereka Kadis, Kabid dan Kasi kalau mereka masih terlihat malas dan tidak serius dalam menjalankan setiap program akan saya copot dari jabatannya,” tegas bupati Lampung Selatan H.Zainudin Hasan, ketika ditemui usai melantik pejabat eselon III dan IV di Lapangan Korpri, Senin (20/2).

Kemarahan orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan ini, bukan tampa alasan. Pasalanya, masih ada beberapa kepala SKPD dan Camat yang dinilai terlihat malas untuk menjalankan berbagai program.

“Sebagai contoh pada di Dinas PU yang dikritik oleh masyarkat tentang pembanguna insfratruktur jalan yang disampaikan lewat lagu. Itu kepala dinasnya jangan marah, tetapi berupaya bagaimana mengatasi persoalan dengan membuat proposal kepemprov atau perintah pusat,” kata dia.
Kemudian, untuk Dinas Pertanian bagaimana caranya mengatasi persoalan pupuk atau sarana pertanian yang setiap hari dikeluhkan masyarakat.
“Semestinya, mereka selaku Kepala satker pada di Dinas PU dan Pertanian tanggap serta respon terhadap keluhan dari masyarakat itu. Kalau mereka tidak sanggup, cepat lapor kepada saya, agar dicarikan solusinya dengan mengajukan proposal bantuan misalnya. Tetapi, saya lihat mereka terlihat santai dan tidak serius. Satu minggu saya tunggu mereka untuk membuat prosal, namun hingga hari ini tidak ada satupun mereka buatkan. Jika tidak sanggup bekerja, ya sudah berhenti saja sebagai Kadis. Jadi jangan salahkan saya, kalau ada rolling tiga bulan sekali,” sesal dia.

Informasi yang berhasil dihimpun puncak kemarahan bupati itu, ia kemukan secara langsung didepan seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) pada saat upacara apel mingguan.
Selain Dinas PU dan Pertanian yang mendapat teguran keras oleh bupati, juga kinerja Sat.Pol.PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.(Johan)