Kenali Resiko Dalam Perencanaan Bisnis

0
65
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – BANYAK para pengusaha yang kurang memperhatikan resiko dalam membuat perencanaan usaha, dimana resiko dan sukses itu ibarat madu dan lebah. Keduanya berjodoh. Yang satu terkait dengan yang lainnya.

Jika anda mau mendapatkan madunya, anda harus mau ambil resiko tersengat lebah. Kalau anda tak mau tersengat namun tetap ingin mendapatkan madunya, anda bisa menggunakan pakaian khusus yang menutupi tangan dan wajah anda. Itulah yang disebut mengelola resiko atau yang biasa disebut dengan istilah manajemen resiko.

Dalam sistem manajemen resiko, kurang lebih ada empat tahapan sebagai berikut:

Mengenali resiko. Kita harus tahu resiko-resiko yang mungkin terjadi, misalnya : dalam Bisnis usaha warung kelontongan. Apa saja kira-kira resiko bisnis warung kelontongan anda? Resiko berupa produk tak laku, resiko produk busuk, resiko rugi karena tak balik modal, dan resiko apa lagi lainnya?

Menghitung resiko. Setelah kita kenali resiko-resiko yang mungkin terjadi, baru kita hitung resiko tersebut. Berapa besar kira-kira uang yang lenyap akibat resiko itu? Kalau untuk membangun bisnis usaha warung kelontongan memang tak butuh uang banyak.

Namun resiko kerugian yang ditimbulkan bisa jauh lebih besar. Artinya potensi penghasilan yang bisa diraup hilang begitu saja akibat tak terkontrolnya resiko-resiko tersebut. Misalkan berapa kerugian akibat warung anda sepi pelanggan. Atau banyaknya pesaing seperti warung modern Alfamart atau Indomaret, berapa banyak orang yang mungkin awalnya berniat bergabung menjadi tertunda.

Dengan menghitung resiko tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan anda dalam melakukan prioritas penanganan resiko bisnis.

Menyiapkan strategi dan menerapkannya. Selanjutnya tinggal menyiapkan strategi dan menerapkannya. Kalau resikonya warung kelontongan anda sepi pelanggan, tentu anda harus siapkan strategi untuk melihat segmen atau pangsa pasar yang akan anda bidik sehingga anda mampu bersaing dengan kompetitor modern.

Sehingga srategi fokus pada produk-produk tertentu dan warung nada lebih murah serta layananan siap antar atau penawaran service yang prima menjadi nilai tambah bagi warung anda untuk bersaing dengan kompetitor.

Memantau resiko. Untuk mempermudah memantau resiko, sangat baik kalau anda buat daftar resiko bisnis usaha warung kelontongan anda. Upayakan terus agar resiko itu bisa diminimalisir. Cari cara baru agar resiko itu terus bisa diperkecil. Jangan ragu melakukan perubahan kalau strategi yang anda lakukan tak berhasil seperti yang diharapkan.

Itulah langkah-langkah yang bisa anda jalankan dalam melakukan manajemen resiko bisnis usaha warung kelontongan. Sekali lagi saya tegaskan resiko sama sekali tak bisa dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalisirnya. Dan mau tak mau, resiko harus kita hadapi. Untuk menghadapinya, kita membutuhkan keberanian.

Tak ada yang perlu ditakuti dari resiko. Resiko juga bukan untuk dihindari. Sebab dalam setiap gerak kita resiko selalu melekat. Yang penting, selama resiko itu ada dalam kontrol anda, percayalah Anda sudah menapak ke jalan kesuksesan. (*)