Kemenristekdikti Dorong Perguruan Tinggi Tambah Jumlah Dan Daya Saing Insinyur di Era MEA  

0
779
views
Dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diakuinya keterbutuhan terhadap insinyur di Indonesia masih sangat rendah. Untuk itu,diperlukan suatu upaya untuk memberikan tempat bagi para Insinyur Indonesia agar jumlah lulusan teknis itu bertambah dengan juga memiliki daya saing tingkat dunia, untuk  berkompetisi dalam globalisasi.
Menteri Riset teknologi dan pendidikan tinggi (kemenristekdikti) Mohammad Nasir berujar
kementeriannya bersama para perguruan tinggi tengah berusaha menambah kuantitas dan kualitas profesi Insinyur mulai tahumn ini dengan mengatur sebaik-baiknya dalam bentuk Undang-Undang Keinsyinyuran yang baru dibuat 2014 lalu.
Pentingnya Penambahan Profesi Insinyur yang dilakukan Kemenristekdikti, diakui Nasir bahwa menandakan pihaknya menggaris bawahi akan pentingnya profesi Insinyur di Indonesia. “Yang menjadi tantangan berikutnya adalah bagaimana profesi keinsinyuran di Indonesia ini bisa memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia dan global,” ujar Menteri Nasir,dalam akun Twitter Kemristekdikti ‏@kemristekdikti,(14/4)lalu yang diakeses Translampung, Senin (18/4).
Menteri Nasir menambahkan bahwa alokasi anggaran yang dikeluarkan Negara untuk bidang infrastruktur sangat besar,oleh sebab itu perlu diikuti dengan jumlah Insinyur berkualitas yang meningkat.
Mantan rektor Universitas Dipenogoro, Jawa Tengah ini menghimbau juga tentang tugas kedepan terkait dengan Penyusunan Struktur Organisasi Profesi Keinsinyuran yang ada di Perguruan Tinggi.”Perlu dibentuk tim di Universitas masing-masing untuk membicarakan tentang Profesi Keinsinyuran yang didalamnya terdapat kejuruan untuk teknologi dan atau teknik tertentu, serta perlunya sosialisasi pada Universitas masing-masing,”imbuhnya.
Setelah mengeluarkan mandat ke 40 Perguruan Tinggi di Indonesia sebagai kampus sentra peningkatan jumlah insinyur, Nasir mengatakan kriteria yang diberikan untuk diberikannya mandat yaitu, harus bisa mengakomodasi seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia baik Negeri maupun Swasta, serta kriteria pada kualitas dan sebaran wilayah yang menjadi pertimbangan didalam memberikan mandat kepada Rektor di setiap Universitas di Indonesia.

LEAVE A REPLY