. . .

Kemenag Metro: Jamaah yang Meninggal dapat Asuransi Rp 15 juta

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Kabar duka berasal dari rombongan haji asal Kota Metro, Lampung. Seorang jamaah haji pria asal jalan Hasanudin, Metro Pusat yang juga merupakan guru olahraga di SMA N 1 Kota Gajah meninggal dunia.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Metro mengatakan, pihaknya beserta rombongan PHU sudah mengunjungi kediaman keluarga almarhum di Nunggal Rejo, Lampung Tengah.

Menurut, Muhlisin selaku Kasi PHU, almarhum yang bertempat tinggal di Nunggal Rejo, namun memang asli warga Jalan Hasanudin, Metro Pusat dan melaksanakan ibadah haji dengan identitas warga Metro Pusat.

“Kami tadi pagi sudah mengunjungi kediaman almarhum, ya sebagai wujud kepedulian kami, kami berangkat beserta rombongan PHU,” kata Muhlisin.

Muhlisin mengatakan, saat berkunjung ke Nunggal Rejo pihak keluarga sudah berkumpul untuk mendoakan.

Muhlisin menambahkan, bahwa bagi jamaah haji yang meninggal dunia di tanah suci mendapat asuransi sekitar Rp 15 juta rupiah. “Dari asuransi ada, sekitar 15 juta

Semua jamaah ada asuransi sekitar 15 juta,” imbuh Muhlisin.

Muhlisin mengatakan, sebelumnya juga sebanyak 7 jamaah sempat dibawa ke bangsal untuk dirawat karena sakit, namun saat ini jamaah yang sakit sudah bisa mengikuti prosesi ibadah lanjutan.

Seluruh rombongan asal Kota Metro dijadwalkan sampai di Kota Metro pada tanggal 7 September 2018.

“Tanggal 7 nanti sebetulnya jamaah sudah sampai Metro, menurut ketentuan haji, jamaah tinggal menunggu ibadah Haji Wadda’ saja, setelah itu sehari atau dua hari langsung dipulangkan,” imbuh Muhlisin. (suf)