Keluarga Pasien “Vertigo” Keluhkan Pelayanan Puskesmas Purwa Agung.

TRANSLAMPUNG.CIM, NEGARA BATIN – Warga masyarakat Purwa Agung Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way kanan mengeluhkan kurang maksimalnya pelayanan Tenaga kesehatan Dipuskesmas Kampung setempat.

Adalah Muhlini Warga setempat,saat dihubungi minggu (22/4).mengaku dirinya Kecewa atas pelayanan Puskesmas tersebut, pasalnya Pembantunya yang bernama Beta (26) yang berobat di sana tidak mendapat pelayanan semestinya.

“Pembantu saya beta berobat di puskes Purwa Agung sabtu (21/4) dengan gejala vertigo namun tidak ada sama sekali, begitu pula obat Paten berbayar juga tak tersedia.” Kata Muhlini.

Alhasil beber Muhlini, pembantu nya itu pulang tanpa membawa obat satu bijipun, Namun setelah dirinya mengunggah keluhan tersebut di media Sosial Facebok, barulah sore harinya datang ujug- ujug ke rumah membawa obat generik.

“Sebenarnya saya banyak menerima laporan masyarakat akan kurangmya Pelayanan di Puskesmas Purwa Agung namun saya diamkan karena bukan keluarga dan saya ga mau usil, nah sekarang malah menimpa keluarga saya.” Imbuh Muhlini dengan nada kesal.

Dihubungi melalui telpon genggam, Hendra
Gunawan membantah apa yang dikatakan oleh Muhlini teraebut.
” ini hanya faktor salah paham saja, dan persoalan ini sudah saya klarifikasi ke Dinas Kesehatan.” Kata Hendra Gunawan, minggu (22/4).

Menurut Hendra, Sebenar nya tidak ada kekurangan obat di puskes ini, karena selalu di suply dari dinas kesehatan kabupaten way kanan,

“Pasien sudah ditangani dan di periksa oleh dr Komang Suwartane dan sudah di beri obat Generik standar kemenkes,tapi pasien mintak obat paten Vertigo ya jelas kami tidak ada tapi, kami sudah memberikan resep obat nya ke pasien sesuai yang di minta.” Kata dia.

Di tempat yang sama dr Komang Suwartane juga menyebutkan bahwa pasien sudah di tangani sesuai ketentuan dokter dan kesehatan.

“Pasien sudah kami tangani secara medis sesuai dengan ketentuan, tidak ada yang kami beda-bedakan,,jika memang ada keluhan yang belum di layani mungkin belum sampai nomor urut antrian nya,apa lagi pasien di puskesmas kami banyak jadi kami gunakan sistem nomor antrian ,” jelasnya. (migo)

News Reporter