Keluarga Korban Pertanyakan Polsek Tuba Tengah Membebaskan Pelaku Penganiayaan

0
443
views

translampung.com – Hingga kini pihak Mapolsek Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) belum melakukan tindakan tegas terhadap Agus sanjaya (Pelaku) penganiayaan pada adik ipar dan istrinya, beberapa waktu lalu.

Pihak mapolsek setempat berdalih. Hal tersebut merujuk pada surat Pelapor ke SPK Polsek Tuba Tengah,  Nomor LP/B-150/III/2016/POLDA LAMPUNG/RES TUBA/SEK TENGAH, PADA 28 maret 2016 lalu, dalam perkara tindak pidana Kekerasan terhadap anak di bawah umur, sebagai mana dimaksud dalam pasal 80 ayat 1 UU Ri No 35 Tahun 2014. Perubahan atas UU Ri No 23Tahun 2002, tentang Perlindungan anak.

“Bersama ini kami beritahukan bahwa laporan atau pengaduan saudari Rosidah, telah kami terima dan akan kami lakukan penyelidikan, dalam waktu 15 hari, dan jika diperlukan waktu perpanjangan penyelidikan maka akan kami beritahukan lebih lanjut.” Kata Rosidah, kepada trans lampung, saat membacakan surat SP2HP/56/III/2016/Reskrim, (12/4) kemarin.

Lanjut dia, apapun dalih pihak kepolisian sektor TBT, pihak keluarga korban tetap meminta keadilan yang nyata. Sebab, pembebasan pelaku Agus sanjaya, masih kami ragukan. “Kenapa pelaku dibebaskan, ada apa. sementara sudah jelas saya melapor dengan anak saya SM (korban) dengan bukti pisum medis, membenarkan jika anak saya SM di aniaya pelaku. Bahkan pelaku sudah di tangkap hari itu juga pada (28/3/2016). Malah di bebaskan.” Kata Rosidah.

Atas kejadian ini kami tetap menginginkan pelaku di tangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. Pasalnya, diduga dalih yang di berikan pihak mapolsek setempat tidak sesuai dengan prosedur.

“Jika anak usia 10 tahun berkelahi dengan  seusianya itu wajar, inikan sebaliknya. Anak saya SM (korban) yang masih dibawah umur, di aniaya Agus (pelaku) umur 22 tahun. Saya duga kebebasa Pelaku pasti ada main nya.” Tegas nya.

Menanggapi hal tersebut kepala Tiyuh Panaragan Zaibun muin akan mempertanyakan hal tersebut ke mapolsek setempat. Sebab, jika pelaku telah terbukti melakukan penganiaan diperkuat dengan  bukti lainya maka pelaku harus si proses dan ditahan.

“Seharusnya pelaku di tahan, jangan dulu dibebaskan sebelum perkaranya jelas. Jadi masyarakat Panaragan khususnya keluaga korban tidah berpraduga yang miring kepada pihak mapolsek. Saya harap, pelaku dapat di amankan kembali oleh polsek TBT segera mungkin,” tegasnya. (dirman)

LEAVE A REPLY