. . .

Kedua Kalinya Disdukcapil Bandarlampung Raih Penghargaan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Dinas Kependudukan dan catatan sipil Bandarlampung kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI yang kedua kalinya sebagai role model penyelenggara pelayanan publik kategori baik.

Kadisdukcapil Bandarlampung, A. Zainuddin mengatakan selain Disdukcapil, satuan kerja lainnya yang mendapatkan penghargaan yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Rumah Sakit Umum Daerah A. Dadi Tjokrodipo (RSUDADT).

“Iya ini yang kedua kalinya untuk Disdukcapil. Tahun kemarin kami juga mendapatkan penghargaan yang sama,” kata Zainuddin saat dihubungi Rabu (24/1).

Dari pelayanan publik yang ada di 540 kabupaten dan kota se-Indonesia. Kemenpan RB menjaring pelayanan publik role model di 72 kabupaten dan kota. Untuk penilaian pelayanan kata Zainuddin dilakukan terhadap seluruh elemen seperti Disdukcapil, Samsat, BPOM dan lain lain.

“Untuk Disdukcapil Bandarlampung mendapatkan penilaian peringkat ke-14 dari 72 kabupaten kota yang lolos pelayanan terbaik,” kata dia.

Penghargaan ini menurut Zainuddin didapatkan dari beberapa program pelayanan unggulan miliknya. Diantaranya program three in one yaitu pelayanan berupa pembuatan kartu keluarga, akte kelahiran anak dan kartu identitas anak yang baru lahir.

“Kemudian pelayanan one day one service. Masyarakat yang datang sampai jam 10 pagi didahulukan dokumennya langsung selesai hari itu juga,” kata mantan Kabag Humas Pemkot Bandarlampung ini.

Zainuddin berharap dengan penilaian ini dapat memacu semangat jajarannya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada publik.

“Semoga dengan penghargaan ini, dapat terus memacu semangat kami melayani masyarakat Bandarlampung,” ujarnya.

Apalagi dengan rencana adanya penambahan alat rekam KTP-El sebanyak tiga unit, dipastikan pelayanan akan lebih maksimal.

“Alat perekaman kan kita punya tiga, ini rencananya mau ditambah lagi jadi enam unit,” katanya

Dengan adanya mall pelayanan digedung baru satu atap milik pemkot, menjadikan pelayanan publik Bandarlampung nomor empat dengan sistem Mall.

“Arahan dari Menpan RB, Bandarlampung merupakan Mall layanan keempat. Seluruh Indonesia baru ada Jakarta, Surabaya, Riau dan kita,” kata dia. (jef/hkw)