KECAMATAN LIMAU GEMPAR..!! DIDUGA ADA ANAK GOROK LEHER IBU KANDUNGNYA

0
2876
views
SEBARKAN BERITA PEMBUNUHAN: Inilah tampilan beranda akun Facebook bernama Marwan Pratama yang menyebarkan berita diduga terkait pembunuhan seorang wanita tua di Pekon Ampai, Kecamatan Limau, Tanggamus pada Jumat (8/9) malam. (Foto: Tangkapan Layar)

 

translampung.com, LIMAU – Belum lama gempar seorang anak di Kelurahan Pasarmadang, Kecamatan Kotaagung, Tanggamus yang diduga mengidap gangguan mental memukuli ayah dan ibunya lantaran sebatang rokok, kini giliran warga Pekon Ampai, Kecamatan Limau digegerkan oleh peristiwa pembunuhan.

DIDUGA PELAKU: Pemuda inilah yang diduga pelaku pembunuhan sadis terhadap ibu kandungnya di Pekon Ampai, Kecamatan Limau. Tampak dua personel Opsnal (Buser) seperti sedang mengamankan pemuda itu. Foto diambil dari Facebook dengan nama akun Marwan Pratama.

Ironisnya berdasarkan kabar yang tersebar di media sosial Facebook, pelaku pembunuhan sadis terhadap wanita usia senja pada Jumat (8/9) sekitar pukul 19.43 WIB itu adalah anak kandung korban.

KONDISI KORBAN: Seperti inilah kondisi wanita tua yang diduga menjadi korban pembunuhan, lehernya nyaris putus dan setengah tubuhnya bersimbah darah. Foto diambil dari Facebook dengan nama akun Marwan Pratama.

Peristiwa menghebohkan tersebut, tersebar di Facebook pada akun bernama Marwan Pratama. Pada tiga foto yang diunggah dalam akun itu, si empunya akun menuliskan caption (keterangan foto) :

Limau berduka…?
Anak bunuh ibu kandung nya sendiri.
Semoga amal ibadahnya.. Diterima sisi
allah.. Swt.. Amin

Dia juga menyertakan hastag (tanda pagar) : “#khapaskkona.. Limau

PERIKSA TKP: Seorang personel Polri diduga dari Polsek Limau bersama seorang Anggota TNI memeriksa TKP dan berdiri di samping korban pembunuhan yang terbaring di ranjang kayu. Foto diambil dari Facebook dengan nama akun Marwan Pratama.

Dari tiga foto unggahan Marwan Pratama pada akunnya, menggambarkan tiga suasana yang berbeda. Pada foto I, tampak seorang wanita dengan perkiraan lebih dari 50 tahun, terbaring di tempat tidur dengan bantal berwarna merah. Kondisi leher wanita dengan rambut beruban itu nyaris putus. Mulutnya menganga dan salah satunya matanya terbuka. Namun diperkirakan, wanita berperwakan kurus itu sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Dari foto itu juga terlihat, jasad wanita yang belum diketahui identitas jelasnya hingga berita ini diturunkan, mengenakan daster terusan batik bermotif bunga. Mulai dari kerah hingga bagian perut, daster korban bersimbah darah yang diduga mengalir deras dari lehernya yang tergorok.

Pada foto II, tampak seorang personel Polri yang diperkirakan dari Kepolisian Sektor Limau bersama seorang Anggota TNI, berada di tempat kejadian perkara (TKP). Dua orang petugas itu melihat langsung korban yang terbaring di ranjang kayu dengan kondisi bersimbah darah.

Dan di foto III, tampak seorang pemuda mengenakan kaos oblong warna hitam bergambar pistol di bagian dada dan celana jins. Pemuda yang diperkirakan berusia antara 25 sampai 30 tahun itu, dalam posisi duduk dengan kedua tangan berada di belakang tubuh, seperti sedang diborgol oleh seorang polisi berpakaian preman yang menunduk di belakangnya. Lalu di samping kiri pemuda itu, berdiri seorang pria lagi, diduga juga seorang Anggota Opsnal (Buser) Polsek Limau.

Diduga dari tiga foto yang unggahan akun Marwan Pratama itu, korban pembunuhan sadis adalah seorang ibu. Sementara pelakunya disinyalir adalah putra kandung korban. Namun ditekankan informasi ini masih bersifat sementara. Sebab keterangan dari pihak terkait, masih sangat minim.

Kasubbag Humas Polres Tanggamus Iptu. Yul Martin saat dihubungi translampung.com sekitar pukul 01.09 WIB mengatakan, sudah memonitor kabar pembunuhan yang beredar cepat di media sosial itu. Namun, dirinya belum bisa memastikan dan memberikan keterangan lengkap.

“Ya sudah monitor (kabarnya) di Facebook. Ini masih menunggu laporan dari personel Polsek Limau. Kemungkinan (kejadian) dari Pekon Ampai. Sementara belum bisa memberikan keterangan apa-apa. Nanti kami hubungi lagi,” singkat Yul Martin, mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili.

Terpisah, Kapolsek Limau Iptu. Rukmanizar saat coba dikonfirmasi terkait kabar menggemparkan ini melalui telepon selulernya bernomor 081279000xx, tidak bisa terhubung. Ponsel kapolsek dalam keadaan mailbox(ayp)