Kawanan Gajah Liar Mengamuk Lagi, Kali Ini Tewaskan Pasutri Asal Semaka
PORAK-PORANDA: Ketika Tim Resort Pemerihan bersama personel gabungan tiba di gubug pasutri Nasrudin dan Saudah di Kawasan HPT Tanjakan Mayit Pekon Pemerihan, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, gubug sudah porak-poranda dan diratakan dengan tanah oleh kawanan gajah liar yang mengamuk. (Foto-foto: IST)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Sepasang suami-istri asal Pekon Waykerap, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, meninggal dunia lantaran diduga diinjak-injak kawanan gajah liar yang mengamuk. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Tanjakan Mayit Pekon Pemerihan, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat pada Rabu (15/8) sekitar pukul 02.30 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pasutri yang menjadi korban konflik dengan kawanan gajah liar bernama Nasrudin (65) bin H. Tayib dan Saudah (60) binti Mat Ali. Keduanya bisa sampai menjadi korban amukan kawanan gajah, lantaran pasutri tersebut tinggal di Kawasan HPT Tanjakan Mayit untuk bertani dan menggarap lahan di lokasi.

SIAPKAN PEMAKAMAN: Warga Pekon Waykerap, Kecamatan Semaka, tampak menyiapkan pemakaman untuk pasutri Nasrudin dan Saudah yang menjadi korban konflik kawanan gajah liar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada otoritas berwenang yang memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tragis ini. Namun sempat diperoleh kabar, pihak berwenang segera menuju lokasi kejadian, setelah mendapatkan laporan penyerangan oleh kawanan gajah liar dari Eko (30). Yang tak lain merupakan menantu dari pasutri Nasrudin dan Saudah.

Menurut Eko, ibu mertuanya (Saudah) lebih dulu meninggal dunia, karena luka di sekujur tubuh yang sangat parah. Sedangkan ayah mertuanya (Nasrudin), sebenarnya sempat dilarikan ke Puskesmas Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka. Kendati sempat dilarikan ke puskesmas, luka yang diderita Nasrudin pun sama parahnya dengan istrinya.

“Sekitar jam 03.30 WIB, tim dari Kantor Resort Pemerihan membawa jenazah ibu ke rumah. Sedangkan bapak dilarikan ke Puskesmas Sukaraja. Tapi sekitar jam 06.30 WIB, pihak puskesmas menyatakan bahwa bapak sudah nggak tertolong lagi,” singkat Eko dengan nada berat menahan rasa duka yang mendalam.

Tadi siang, warga Dusun Tanjungjati, Pekon Waykerap, Kecamatan Semaka, yang berdekatan dengan rumah duka, bersiap melakukan pemakaman terhadap Nasrudin dan Saudah. (ayp)

News Reporter
Kepala Biro Tanggamus