Kasus Penjualan Aset Daerah di Pasar Ruwet Jalan Ditempat

0
330
views

translampung.com – Kasus keterangan palsu mengenai kepemilikan tanah seluas 2.609,75 meter di Jalan RE Martadinata, Kampung Pasar Ruwet, Way Tataan, Telukbetung Timur, masih jalan di tempat. Hingga kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung sebagai pemilik sah lahan tersebut belum melaporkan permasalahan ini ke pihak berwajib.

Wali Kota Herman HN mengatakan, pihak akan segera menindaklanjuti kasus pembuat keterangan palsu atas kepemilikan tanah yang menyeret beberapa nama, seperti Herman Tjik Din. “Segera kita tindak lanjuti, karena tanah tersebut merupakan milik Pemerintah Kota Bandarlampung. Tapi diakui oleh pihak yang tidak berwenang. Tentunya akan kita selesaikan melalui kepolisian dan pengadilan,” ujar Herman usai meninjau lokasi kebakaran di Jalan Pulau Lingga I, Sukarame, Kamis (7/4).

Dirinya menjelaskan, pihaknya juga sudah memanggil Hi.Heriyanto yang mengklaim telah membeli tanah tersebut dari Herman Tjik Din. “Sudah kita panggil tiga kali yang mengakui sebagai pemiliknya, kita kan ada suratnya. Kalau lapor polisi belum tahu, coba tanyakan ke asisten I,” pungkasnya.

Sementara, Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Bandarlampung, Dedi Amarullah, mengatakan pihaknya belum melaporkan kasus ini ke kepolisian. Ia masih melengkapi beberapa berkas yang diperlukan pada saat pelaporan nanti. “Ada berkas yang belum lengkap dan ada juga yang masih kita pelajari dulu. Jangan sampai saat kita melapor malah ditolak polisi karena belum lengkap, kan jadi buat malu,” urainya. (jefri)

LEAVE A REPLY