. . .

Kasus DOP, BOK, Dan JKN Dilingkup Dinkes Lampura, Akan Masuk Ketahap Penyidikan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Perkembangan kelanjutan Kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Kotabumi, Terkait dugaan  raibnya Dana Operasional Puskesmas (DOP), Biaya Operasional Kesehatan (BOK) serta penyelewengan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di lingkup Dinas Kesehatan Lampung Utara nampaknya akan memasuki babak baru. Kasus yang banyak menyita perhatian publik ini sedang dalam proses penyelidikan dan tak lama lagi akan meningkat ke tahap penyidikan, Hal itu disampai Kepala Seksie Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Van Barata mewakili Kajari Yuliana Sagala, kepada awak media diruang kerjanya, senin (15/04/2019)
Dikatakannya kasus DOP, BOK dan JKN sampai saat ini secara maraton terus berlanjut. Meski tidak mengatakan  waktunya, dia memastikan kasus ini berpeluang besar untuk ditingkatkan ke tahap penyiikan.
” Saat ini masih dalam proses pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), Sampai saat ini sudah 20 Kepala Puskesmas beserta Bendaharanya yang telah dipriksa. Tinggal 7 Puskesmas lagi yang belum,” Ujar Van Barata
Terkait apa yang akan dilakukan setelah pemeriksaan 27 Puskesmas usai. Van Barata mengatakan, kita akan pelajari secara detail dengan tetap berlandaskan profesionalitas dan praduga tak bersalah,  namun peluang untuk meningkatkan status dari lidik ke sidik kemungkinan besar akan dilakukan paska pemeriksaan nanti. ” Ya kita lihat saja nanti. Pokoknya hasil perkembangannya akan kita beritahu ke teman-teman media,” ucapnya
” Pemeriksaan terakhir 5 Kepala Puskesmas beserta Bendaharanya dilakukan tim Jaksa Pidsus pada pekan lalu yakni hari Kamis (11/4) di aula Dinas Kesehatan setempat. Adapun Puskesmas yang dipriksa antara lain: Puskesmas Tulangbawang Baru,
Karangsari, Mulyorejo, Abung Pekurun dan Abung Kunang,” pungkasnya (Eka)
error: Content is protected !!