Kasek SDN 2 Panaragan Bagikan Bantuan PIP Kepada Sisiwa, Sekda: Sangsi Berjalan

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Terkait keterlambatan pembagian Dana Program Indonesia Pintar (PIP) terhadap sejumlah 26 siswa SDN 2 Tiyuh panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah‎ Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada semester dua bulan Desember 2017 lalu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Ir. Amrullah.,M.T, Minta Kepala Sekolah Terkait profesional.

‎Menurut Kadisdik Tubaba Amrullah mengatakan, menanggapi keterlambatan pembagian bantuan PIP terhadap siswa SDN 2 Panaragan pihaknya telah meminta kepada Kepsek terkait Saudari Z agar hari ini juga (3/4/2018) menyelesaikan pembagian bantuan tersebut terhadap seluruh siswa.

‎”Saya sudah perintahkan pihak korwas pak Harnok untuk turun langsung ke kesekolah terkait upaya menyaksikan pembagian dana bantuan tersebut oleh pihak sekolah, pastinya saya pribadi pun atas nama Pemkab tidak ingin kejadian serupa dapat terulang di seluruh sekolah yang ada di Tubaba, artinya seluruh Kepala sekolah wajib bekerja profesional dan jangan pernah berniat atau ingin menghilangkan hak orang lain apalagi itu hak siswa yang kurang mampu,”  kata Amrullah saat menghubungi translampung.com Via telpon pada (4/3) sekira pukul 08:04 WIB.

Sementara itu Sekretaris daerah (Sekda)‎ Herwan sahri mengatakan, terkait persoalan tersebut oknum terduga Z telah melakukan pelanggaran administratif Aparatur Sipil Negara (ASN)‎ bedasarkan undang-undang PNS, oleh sebab itu pihaknya akan menindak lanjuti kejadian tersebut sesuai ketentuan.

“Saya akan perintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk menindak tegas oknum tersebut, sebab meski bantuan itu telah di bagikan namun oknum terkait telah melakukan dengan sengaja pelanggaran administratif ‎kepegawaian,” tegasnya.

Terpisah, hal senada diamini oleh HR (38) satu diantara wali murid sekolah setempat , tadi seluruh orang tua wali siswa yang mendapat bantuan PIP berkumpul di sekolah mendampingi penyerahan bantuan terhadap seluruh 26 siswa oleh Kepala sekolah secara langsung yang turut di kawal pihak Dinas pendidikan.

“Ya tadi semua murid sudah menerima bantuan sebesar Rp 450.000 per siswa, yang diberikan lagsung oleh Kepala sekolahnya,” imbuh HR saat menjumpai Trans lampung diikediaman. (Dirman)

News Reporter