Karyawan Keluhkan Nasibnya Kepada Presdir PT Hanjung Indonesia

0
1177
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Kehadiran Presiden Direktur (Presdir) PT Hanjung Indonesia, Park Heung Joo menjadi momen berkeluh kesah mengadukan nasib para karyawan selama PT Hanjung dalam menajalani persidangan niaga dan dibawah kendali Pengurus Penangguhan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Salah satu karyawan, Safei mengadukan nasibnya kepada Presdir PT Hanjung bahwa selain perekonomian mereka ada kendala lain yang tak kalah lebih penting yaitu dibekukannya Jaminan kesehatan atau yang sekarang dikenal sebagai Badan Penyelenggara Jasa Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Sehingga dirinya saat ini kesulitan mengakses layanan tersebut dikala anggota keluarga bahkan dirinya sedang sakit dan harus menjalani perawatan dirumah sakit.

“Selain urusan perut, kami juga tidak bisa gunakan BPJS Kesehatan. Dan saat ini anak saya sedang sakit Tifus sehingga harus dirujuk dari Puskesmas ke rumah sakit. Itu juga harus ada uang karena BPJS tidak bisa digunakan,” keluh Safei kepada Presdir dalam rapat dengar pendapat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jum’at (20/10).

Menanggapi hal itu kuasa hukum Park Heung Joo, Rosa menjelaskan bahwa tagihan BPJS termasuk hutang kreditur, dirinya tidak bisa berbuat banyak karena pergerakan dari pihak Manajemen PT Hanjung diawasi oleh PKPU dan pembayarannya juga menunggu keputusan dari Persidangan Niaga di Jakarta.

“Kami tahu, namun semua pergerakan kami (PT Hanjung) diawasi oleh PKPU, sampai ada keputusan dari Pengadilan Niaga di Jakarta,”jawabnya.

Dalam rapat yang difasilitasi oleh Disnakertrans Provinsi Lampung tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Sumiarti Somad didampingi Koordinator Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan, Yudha Sofyan serta para Pengawas lainnya. (hkw)