. . .

Karya Tulis ‘Saya Pogau Wolio’ Juara I

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BAUBAU – Komunitas Generasi Pencita Budaya Comunity (Kagaco)  mendapat juara 1 dalam lomba riset dan penelitian yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Baubau selama tiga hari, sejak 25-28 September.

Penelitian yang dijuarai Kagaco tersebut, mengangkat judul ‘Saya Pogau Wolio’ dengan tim berjumlah tiga orang, yakni Kepala SDN 2 Baubau Nuriyani,  guru SMPN 2 Baubau Suriani Arif Tasila dan guru SMAN 2 Baubau Haslia Hamiru dibawa binaan Fahmil Ihsan Taharu.

Kepala SDN 2 Baubau Nuriyani mengatakan, penelitian yang dilombakan adalah kelanjutan dari penelitian sebelumnya dengan istilah 3K,  Koimani, Kosabara dan Kofikiri atau beriman, bersabar dan berfikir.

Kemudian Kagaco kembali meraih juara 1 pada lomba dengan judul ‘Saya Pogau Wolio’  yang digelar oleh Balitbang Kota Baubau.  “Kami melakukan penelitian pada umumnya bahasa Wolio untuk di sekolah-sekolah yang ada kaitannya dengan muatan lokal. Kebetulan perwakilan kami ini ada tiga orang dari jenjang pendidikan,” jelas Suriyani di ruang kerjanya, kemarin.

Selain itu, kata dia,  penelitian ini bisa digunakan siswa-siswi Kota Baubau, sehingga siswa-siswi bangga dengan bahasa Wolio yang merupakan bahasa Ibu.

“Bahasa Wolio ini adalah bahasa yang digunakan pada masa eks Kesultanan Buton pada masa lalu, dan bahasa Wolio ini pernah sampai pada titik atasnya karena hampir semua wilayah di eks kesultanan Buton mengenal Bahasa Wolio ini,” jelasnya.

“Buktinya di Kapontori,  ada kampung Mataumpana itu menggunakan bahasa Wolio sebagai bahasa keseharian mereka itu artinya bahasa wolio pernah mencapai tingkat atas, ” sambungya.

Untuk itu,  pihaknya berharap bahasa wolio bisa digunakan sehari dalam sepekan disekolah sebagaimana bahasa inggris sehingga kecintaan terhadap bahasa Wolio dikalangan siswa itu ditumbuhkan. paslanya, bahasa Wolio di kalangan pelajar sudah mulai tergerus. (m3)