Kapolsek Bangunrejo Imbau Warga Intensifkan Keamanan Pasca Pilgub

TRANSLAMPUNG.COM, BANGUNREJO — Selama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, tingkat keamanan di Polsek Bangunrejo, Lampung Tengah (Lamteng), tetap kondusif dari tindak pidana kejahatan dan sebagainya. Sehingga Kapolsek Bangunrejo selalu mengimbau kepada warga untuk lebih mengintensifkan siskamling dan menjaga kamtibnas.

Sehingga pasca Pilgub ini, mari bersama-sama untuk menjaga kamtibnas dengan meningkatkan siskamling kembali seperti biasanya dimasing-masing dusun di kampung setempat. Agar kampung manjadi aman dari tidak pidana kejahatan, khususnya pencurian sepeda motor dan hewan ternak yang sangat meresahkan warga.

Menurut Kapolsek Bangunrejo, IPTU Sayidina Ali, untuk tetap menjaga kamtibnas pasca Pilgub kali ini dengan lebih mengintensifkan keamanan. Karena pelaku kejahatan bisa nekat melakukan kejahatan kapanpun dan dimanapun juga. Sehingga dengan bantuan dari warga di 17 kampung di Kecamatan Bangunrejo, keamanan akan tetap kondusif.

”Pasca Pilgub kali ini, kami mengimbau kepada warga untuk kembali meningkatkan dan menghidupkan siskamling sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Apalagi anggota kami, khususnya Babinkamtibmas akan selalu berkeliling atau patroli dari kampung satu kelainnya meninjau warga yang melaksanakan siskamling,” bebernya.

Selain itu juga, pada saat meninggalkan rumah untuk bersiskamling. Diimbau kepada masyarakat, agar dapat memperketat pengamanan barang-barang yang berharga, seperti sepeda motor, kemudian uang, perhiasan, dan hewan ternak lainnnya. Untuk dapat menyimpannya ditempat yang lebih aman, dan menambahkan kunci pengaman ganda supaya lebih aman. Juga untuk memeriksa pintu dan jendela, kemudian kompor gas masih menyala atau tidak, dan mencabut stop kontak agar tidak terjadi konsleting listrik dan lain sebagainya.

”Kami mengimbau kepada warga sekitar, agar saat siskamling bisa datang lebih awal dari biasanya. Karena pelaku kejahatan sangat jeli memanfaatkan keadaan, jika kita siskamling pada malam hari. Pelaku kejahatan akan beraksi pada sore harinya. Sehingga kita bisa menjaga keamanan di kampung ini selama 24 jam, dan tetap waspada dengan gerak-gerik yang mencurigakan,” ujarnya.

Jika masing-masing kampung untuk ronda malam digiatkan, dihidupkan, serta dijadwalkan kembali, dan dilakukan dengan sungguh-sungguh secara bergantian. Dengan demikian ,hal-hal yang tidak diinginkan dari pelaku kejahatan di kampung-kampung tersebut akan dapat dikurangai, bahkan tidak akan terjadi. Sebab adanya kejahatan, karena adanyanya kesempatan dan tidak adanya pengamanan dari mana pun.(win)

News Reporter