. . .

Kampung Dan Rumah Adat Baduy Lebak Banten Kini Berpindah Ditubaba

image_print
TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN
Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) adalah suatu wilayah serpihan dari Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) dan Lampung Utara (Lampura) kala itu. Dengan luasan wilayah dataran pun rawa, Kabupaten tersebut terbilang Kabupaten bukan-bukan.
 
Hal tersebut diketahui, selain tidak terdapat dakian pegunungan, juga tak memilki kawasan air terjun, bahkan sangat jauh dari hamparan bibir lautan, wilayah bagian yang telah menjelma menjadi Kota Tubaba sebutan akrab wilayah itu, kini terus memacu seakan tiada henti untuk berimajinasi dalam beragam hal pembangunan. 
 
‎Selain membangun Sumber Daya Manusia (SDM) pada lapisan komponen masyarakat Tubaba khusunya, sejak mulai bersemi Kabupaten itu telah sukses dalam beragam aspek, tentuynya meningkatkan kesejahteraan sosial,  Kesehatan, Pendidikan juga pembangunan insfrastruktur hingga merata.
Sejak Kabupaten itu berdiri telah banyak pemikiran positif yang di tuangkan oleh Bupati Umar ahmad demi mewujudkan Kabupaten yang nantinya mampu memdapat lirikan dari seluruh lapisan masyarakat luar Tubaba bahkan mancanegara.
 
Nampaknya dari peluh keringat dan lelah berpikir,  beragam upaya dan usaha sang ‎Bupati tidak sia-sia, setalah berhasil membangun beberapa Icon yang memiliki niilai jual tinggi, kini Bupati belia itu kembali bahkan berhasil membuat kawasan kompleks bangunan rumah adat suku Kanekes (Baduy) Uluan Nughik, di Kelurahan Panaragan jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah Tubaba.
 
Bedasar Pantauan Translampung.com, saat itu suasana senja dijemput malam sekira pukul 17:15 Wib, takpak keakrapan Bupati bersama sejumlah warga suku Baduy ketika turut membatu dalam pembangunan rumah adat yang kini hampir usai, senyum dan canda mengiring aktifitas mereka hingga peluh diwajahpun sedikit membasahi keningnya.
 
” alhamdulillah tidak terasa sembari berguyur sudah bertambah lagi Icon kita, yang tentunya dapat memberikan manfaat positif bagi kita semua.‎” Kata Bupati saat dikutip Translampung.com disela-selah berbincang dengan tetua suku Baduy wak amin pada (19/7/2018) pukul 17:40 Wib.
‎Ucapan pujian pun terlontar dari bibir seorang tua baya yang dituakan juga dipercaya oleh Pu’un ketua suku Kanekes (Baduy) Lebak Banten yakni  wak amin. Menurutnya pembangunan dan konsef kawasan rumah adat Baduy di Tubaba sangatlah terbilang unik, bahkan mampu membuat orang ingin dan terus mengetahui seperti apa kawasan nya nanti.
 
” Kampung dan rumah adat suku Baduy hanyalah ada di Lebak Banten tadinya, tapi kini telah dibangun di Tubaba bahkan nyaris tiada beda.” Imbuh  Wak Amin. (Dirman)
 ‎