Kampanyekan Pelayanan Publik Berkualitas di Desa, Mahasiswa KKN Unila Gandeng Ombudsman Lampung

Translampung.com-Perangkat Desa, perangkat kecamatan dan sejumlah mahasiswa KKN Unila di Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah terlihat antusias dalam pembahasan terkait pungli. Pembahasan soal pungli ini dilakukan dalam sosialisasi Ombudsman Republik Indonesia di Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Acara yg diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Unila Tahun 2017 ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Gunung Batin Udik pada Kamis (23/2). Hadir dalam sosialisasi tersebut, Asisten Ombudsman R.I. Perwakilan Provinsi Lampung, Upi Fitriyanti, Atika Mutiara, Hardian Ruswan dan Alfero Septiawan.

Dalam sosialisasi yang menjelaskan tentang peran Ombudsman R.I. Perwakilan Lampung dalam pengawasan publik tersebut, terlihat bahwa peserta yang hadir sangat antusias dalam pembahasan khusus terkait maladministrasi pungutan liar.

Pihak Ombudsman menjelaskan, bahwa selama pungutan tidak berdasar dan ditempatkan tidak pada tempatnya, maka dapat tergolong sebagai pungli. Sementara pihak aparat desa menyampaikan bahwa terkadang hal tersebut terjadi atas permintaan masyarakat.

“Untuk itulah pentingnya pembenahan dilakukan bersama-sama. Dari aparat maupun masyarakat. Jangan memberi dan jangan menerima. ” jelas Upi.

Dijelaskan juga dalam sosialisasi tersebut tentang pentingnya penyelenggaraan standar pelayanan publik yang salah satunya adalah tarif pelayanan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya pungli. Jika dirasa dibutuhkan tarif pelayanan sebagai biaya operasional pelayanan, maka tarif tersebut harus disahkan agar legal dan tidak menjadi pungli.

Pihak Ombudsman Lampung juga menjelaskan terkait proses penyusunan standar pelayanan publik yang seharusnya melibatkan masyarakat. Hal ini sesuai dengan Permenpan RB No. 15 Tahun 2014.

Kegaiatan yang mengundang perwakilan dari 7 (tujuh) desa yang ada di Kecamatan Terusan Nunyai dan seluruh mahasiswa KKN di Kecamatan Terusan Nunyai ini digagas oleh Rudi Wijaya selaku koordinator mahasiswa KKN Unila di Desa Gunung Batin Udik.
Rudi sebelumnya pernah tergabung sebagai agent of Ombudsman R.I. Perwakilan Provinsi Lampung di Tahun 2014.

Sekretaris Camat Terusan Nunyai meyampaikan harapannya akan pelayanan publik yang cepat dan tepat khususnya untuk Kecamatan Terusan Nunyai.
“Kami merasa undang-Undang Pelayanan Publik sangat penting. Kami berharap bisa melayani masyarakat sebaik mungkin dengan pelayanan yg cepat dan tepat.” ungkapnya.(*)

News Reporter