. . .

Kakon Sukaagung Barat: Tersangka adalah Anak ke-2 Korban

image_print
PASRAH JALANI HUKUMAN: Sanwani (34) hanya bisa pasrah menjalani hukuman atas perbuatannya menghabisi nyawa ayah kandungnya, Saliman (60). (Foto-foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Tragedi berdarah anak membunuh ayah kandungnya di Dusun Leweung Kolot, Pekon Sukaagung Barat, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus ini, menarik untuk didalami.

Ini menarik, baca juga: Polisi Belum Periksakan Kejiwaan Sanwani, Kecuali Ada Permintaan Jaksa

Kepala Pekon Sukaagung Barat, Ahmad Sarif menjelaskan, Sanwani (34) adalah anak ke-2 korban (Saliman), dari sembilan bersaudara. Sementara korban, memiliki cukup banyak kambing peliharaan.

“Sepengetahuan saya selama ini, Sanwani sehari-harinya bertugas mencari ramban (dedaunan untuk makanan kambing). Selain itu, dia biasanya bekerja membeli buah kelapa dari pohon milik warga, kemudian dijual lagi,” ujar Ahmad Sarif.

Kakon Sukaagung Barat itu menambahkan, sampai saat ini, istri korban sekaligus ibu tersangka, masih menempati rumah yang menjadi saksi bisu tragedi berdarah tersebut.

“Bahkan tadi (Selasa) malam juga dilaksanakan yasinan di rumah itu. Rencananya (yasinan) hingga hari ke tujuh,” pungkas Ahmad Sarif. (ayp) 

error: Content is protected !!