. . .

Kadisos Bacakan Sambutan Gubernur Lampung

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Kegiatan Bhakti Sosial salah satu bentuk syukur terhadap apa yang telah Allah SWT berikan. Salah satunya nikmat kemerdekaan hidup bernegara, karena di tengah pasang surut kondisi sosial politik bangsa ini Pemerintah Provinsi Lampung tetap konsisten menjalankan tugas-tugas pembangunan salah satunya bidang pembangunan kesejahteraan sosial. Demikian sambutan tertulis Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo yang dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung; Sumarju Saeni dalam acara Bhakti Sosial Peringatan HUT RI Ke 73 Tingkat Provinsi Lampung, Selasa (28/8) di Kecamatan Pagelaran, Pringsewu.

Selanjutnya Gubernur mengatakan, bagi Pemerintah Provinsi Lampung sendiri, kondisi ini patut disyukuri dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat dan bangsa khususnya masyarakat Lampung.

Bhakti Sosial yang dilaksanakan ini ke depan, bukan sekedar bernilai seremonial belaka, tetapi lebih dari itu terkandung makna agar semakin peduli dan sensitif terhadap lingkungan di sekitar.

Fakta menunjukkan bahwa ditengah meningkatnya pembangunan dalam berbagai bidang, masih terdapat orang-orang dan keluarga yang membutuhkan santunan, uluran tangan, dan perhatian.

“Apa yang akan kita lakukan sekarang ini hanyalah segelintir dari apa yang seharusnya dapat kita berikan kepada mereka,” katanya

Dirinya percaya, kekuatan sekecil apapun yang dimiliki oleh masing-masing orang, akan menjadi kekuatan yang besar jika disinergikan. Dia juga percaya bahwa di tengah kondisi dan kemampuan yang berbeda beda terkandung semangat kebersamaan yang tinggi, kepedulian yang besar dan keikhlasan untuk terus memberi makna di tenang-tengah masyarakat.

“Bhakti sosial ini analogous sebagai simbol dalam merefleksikan berbagai potensi dan semangat untuk selalu memberikan yang terbaik bagi mastarakat, bangsa dan negara ini,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Pringsewu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Bidang Pemerintahan, M.Suhairi mengatakan bahwa bhakti sosial ini merupakan momentum yang strategis sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang beruntung.

Bupati juga mengharapkan peran aktif Karang Taruna yang merupakan organisasi kepemudaan ditingkat desa/kelurahan untuk lebih meningkatkan kepekaan dalam permasalahan generasi muda. Dimana diketahui bahwa permasalahan generasi muda semakin berkembang baik kualitas maupun kuantitasnya.

“Saya harapkan Karang Taruna lebih dapat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah generasi muda dan dapat bersinergi dengan PSKS serta Organisasi Kepemudaan lainnya,”pungkasnya.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, Arif Nugroho dalam rangka bhakti sosial HUT RI ke 73 Pemprov Lampung akan memberikan bantuan langsung kepada seribu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi Sumber Kedejahteraan Sosial (PSKS) antara lain 10 Lembaga Kesejahteraan Sosial; 500 orang Lansia kurang mampu, 200 anak dari keluarga miskin, 100 Keluarga miskin dan 100 orang relawan sosial.

Bantuan sosial ini berupa sembako, makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, pakaian, Alquran, kasur, pempers dewasa dan bibit tanaman buah.

Bantuan tersebut berkat partisipasi OPD Provinsi Lampung dan BUMN serta pengusaha lainnya antara lain dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Holtikultura, Kanwil Kemenag, Biro Binsos dan Dinas Sosial. Disamping itu juga Bank Lampung, Bank Utomo, Bank Eka, PT. Bukit Asam, Chandra Depstor, Center Point Depstor dan lainnya.

Masih menurut Arif, dalam kegiatan Bhakti Sosial ini sejalan juga dengan kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna dan HUT Karang Taruna ke-56 yang jatuh pada bulan September 2018 ini.

“Dalam kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna dilaksanakan berbagai kegiatan antara lain: Bhakti Sosial penanaman pohon dan pemberian bantuan fasilitas kelembagaan bagi 10 (sepuluh) karang taruna,” tutupnya. (rez/hkw)