Kadiskes: Bandarlampung Bebas Virus Difteri

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, menyatakan kota berjuluk ‘Tapis Berseri’ tersebut bebas dari virus difteri. Hal ini dinilai berkat upaya sosialisasi rutin dan imunisasi terjadwal bagi anak-anak.

“Kita terbebas dari virus difteri. Meski begitu, Dinkes tetap meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya, Selasa (12/12).

Edwin mengatakan, seluruh puskesmas telah meningkatkan kewaspadaannya dan berbagai upaya telah dilakukan sebagai bentuk pencegahan.

Salah satunya dengan memberikan imunisasi kepada anak-anak, yang telah dilakukan pada awal bulan lima lalu.

“Capain imunisasi kita sudah 100 persen dan dipastikan Bandarlampung khususnya aman dari virus difteri,” kata Edwin.

Dijelaskannya, imunisasi merupakan anti body pada tubuh agar lebih kuat, sehingga dapat menangkap virus.

“Virus difteri paling rentan kepada anak usia di bawah 10 tahun. Gejala yang ditimbulkan biasanya terjadi radang tenggorokan, adanya lapisan selaput tebal warna abu-abu pada tenggorokan, pembengkakan kelenjar leher, susah bernafas dan menelan makanan, ada lendir di bagian hidung, demam, batuk keras, dan gangguan penglihatan,” terang Edwin.

Juga, lanjut dia, terjadi tanda-tanda syok seperti kulit pucat, dingin berkeringat dan jantung berdebar cepat.

“Jika kita merasa memiliki gejala tersebut, dianjurkan segera ke dokter untuk mendapatkan tindakan selanjutnya atau disarankan untuk segera pergi ke dokter,” imbau Edwin.

Untuk pencegahan, imunisasi dasar lengkap yakni DPT-HP bisa dilakukan pada anak-anak. Lalu imunisasi DT ketika anak menginjak usia sekolah dasar yang  dilanjutkan dengan imunisasi TD.

“Pencegahan cara lain yakni menjaga kebersihan lingkungan dan juga kebersihan tubuh, biasakan untuk mencuci tangan sebelum makan,” saran Edwin.

Dia menegaskan, yang paling penting yakni menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi.

Sementara, Wali Kota Bandarlampung Herman HN menyatakan telah melakukan pencegahan dan saat ini sedang meminta vaksin.

“Kita himbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan dan kita akan meminta vaksin. Bandarlampung terbebas dari virus difteri, terlebih pencegahan telah dilakukan, khususnya kepada anak-anak,” ujarnya. (jef/rus)

News Reporter