. . .

Kadishub Akui Parkir Metro Expo Tak Setor ke PAD

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Harga tiket parkir pada even pesta rakyat, Metro Expo dinilai tak wajar. Tak tanggung-tanggung untuk kendaraan roda dua (R2) dibandrol Rp 5.000 sedangkan kendaraan roda empat (R4) dibandrol Rp 10.000. Atas kejadian ini, Kadishub Metro mengaku prihatin, dan akan segera menindak pelaku parkir nakal tersebut.

Syafei, selaku Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) menilai, hasil parkir yang terkumpul sejak awal pembukaan Metro Expo tidak masuk pendapatan asli daerah (PAD) dan tidak menjadi kas negara.

Safei mengatakan, dalam rapat sebelumnya parkir diserahkan kepada warga masyarakat. Namun pada prosesnya terjadi masalah.

“Ada yang helm hilang lah, dan lain-lainnya,” tandas Safei, Senin (13/8).

Bahkan Safei mengaku kaget saat harga karcis parkir yang dibandrol terlampau mahal.

“Bahkan ada setoran yang Rp 10.000, kita akan bergerak kita mengajak lapisan lain untuk bergerak, kita lihat hasilnya nanti,” tandas Safei.

Safei menuturkan belum mengetahui apakah ada oknum yang sengaja membackup para tenaga parkir sehingga meningkatkan harga sesukanya.

“Saya gak berani banyak bilang itu ada oknum yang backup atau bagaimana, kita turun nanti, kita lihat hasilnya,” tegas Safei.

Kadishub mengakui kekurangan personil untuk Dishub bergerak, sehingganya diperlukan bantuan dari jajaran lainnya.

“Karena banyak acara. Perlu bantuan personil Dishub. Di shoping kita turunin dua orang, kita minta tambahan personil. Silahkan kita tonton, nanti kita bergerak,” katanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa masyarakat khususnya warga Kota Metro dan yang mengeluhkan tariff parkir yang tinggi. (suf/hkw)