Juniardi Meminta Aparat Proses Pejabat Arogan Yang Diduga Menganiaya Pegawai Garuda

0
384
views

Bandar Lampung-Mantan Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung, Juniardi mengecam aksi arogan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat teras Provinsi Lampung, yang dilakukan di Bandara Raden Intan. Dirinya meminta aparat penegak hukum, untuk segera menindak lajuti proses kasus tersebut. “Ini bisa jadi pelajaran bagi pejabat lainnya, tidak semena mena atas jabatanya. Hukum tidak boleh pilih tebang. Polisi harus segera melakukan memproses secara hukum oknum perjabat tersebut, bila perlu segera tangkap, dan penjarakan,”

Sikap arogansi yang diduga dilakukan salah satu pejabat  Pemprov Lampung dengan menganiaya dua petugas Bandara, (menampar dua petugas garuda,red) menjadi catatat buruk prilaku pejabat di Lampung. “Apa yang dilakukan oknum pejabat tersebut merupakan tindakan kriminal, yang harus di proses secara hukum. Ini namanya pejabat bermental bobrok, dan melecehkan pemerintah dan masyarakat,”

Selain itu, kata Juniardi, aksi arogan itu juga bisa berujung pemberhentian dari jabatannya. “Yang saya dengar dana baca dari medsos pejabat itu adalah sekda Provinsi Lampung. Jika benar, wah ini bukan lagi ulah pertama, dulu kita dengar peristiwa melarang azan Masjid komplek pemda Provinsi Lampung.

Juniardi meminta Mendagri segera bersikap. Agar tingkat kepercayaan publik kepada Pemerintah tidak merosot. Dalam Undang-undang Nomor 23/2014 tentang Pemda memberi kewenangan pemerintah pusat untuk memberikan hukuman pejabat daerah termasuk kepada kepala daerah. Dalam Pasal 67 (B-) disebutkan bahwa pejabat daerah harus menjalankan peraturan perundangan, jika pejabat daerah tidak melaksanakannya, maka pemerintah pusat bisa memberhentikannya. “Jadi  kita harus beri peringatan agar pejabat publik tak main-main dengan jabatan yang diemban.” Katanya. (rls)

LEAVE A REPLY