. . .

Jika 35 Ribu Tusuk Sate Ayam, Tidak Perlu Undang MURI

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Keinginanan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Lampung Selatan, hendak meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan menggelar pesta makan sate ayam sebanayak 35 ribu ekor ayam. Nampaknya, rencana itu tidak mendapat respon dan keinginan yang baik dari Bupati lampung Selatan.

Pasalnya, jika Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan hanya menyediakan 35 ribu saja, itu hanya kegiatanya yang dinilai biasa. Semua masyarakat bisa melakukanya dan tidak membawa atas nama Pemerintah Daerah.

“Kalau cuma 35 ribu tusuk sate saja, itu nggak spektakuler namanya. Saya saja masih sanggup menyelenggaran kegiatan seperti itu, kenapa mesti mengundang pihak Muri segala,” sesal Zainudin Hasan, pada saat kegiatan Rakor SKPD Lamsel yang berlangsung di Aula Krakatau, Selasa (27/3).

Semestinya, DPKH mengundang seluruh masyarakat di 256 Desa Se-Lamsel untuk berpartisipasi atas rencana itu, dengan membagikan satu ekor Sapi untuk tiga kecamatan kemudian ditambah tiga ekor ayam.

“Setiap desa dari daging tersebut, menyediakan 10 ribu tusuk sate. Nah kalikan saja, pasti jumlahnya begitu besar dan masyarakat senang karena mereka dilibatkan,” sesalnya.

Pantauan di lokasi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Arsyad saat mendengar arahan dari Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan hanya tertunduk saja dan berucap.

“Ya siap pak bupati,” ujar dia.

Informasi yang berhasil dihimpun, rencana kegiatan menyantap 35 ribu tusuk sate ayam tersebut akan dilaksanakan pada Hari Kamis (29/3) mendatang yang berlokasi di Desa Neglasari, Kecamatan Katibung. (jhn/hkw)