. . .

Jelang Ramadhan, Pembangunan Underpass Dikebut

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Mendekati bulan Ramadan tiba, Pembangunan Underpass aka terus dilakukan, kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerja Umum kota setempat, Syamsul, minta kepada pengendara roda dua dan empat agar dapat waspada dalam melintas di kawasan tersebut.

Dengan demikian, menurutnya pengerjaan jalan kali ini memang memiliki kesulitan tersendiri, juga memakan waktu yang tak sedikit, karena memang pengerjaan yang tak sama dengan bangunan jalan yang lainnya dan teknik pengerjaan yang berbeda.

“Jadi untuk mengerjaan Underpass kita lakukan Bore Player yaitu pengecoran disetiap sudut yang membentang dahulu kanan kiri baru akan kita lakukan pengerukan jalannya,” ujarnya, Selasa (24/4).

Untuk pengecoran sendiri dilakukan di awal karena menurutnya kalau dilakukan pengerukan maka sisi kanan-kiri sebanyak 140 titik yang kian hari kian tetimpa kendaraan yang melaju dapat berakibat fatal yakni terjadinya longsor.

“Kalau longsong kan bahaya, namanya tanah kalau nggak dicor lama kelamaan akan terus menurun akhirnya longsor, malah dapat memakan waktu lebih lama lagi kan,” ungkapnya.

Nah, underpass Za Pagar Alam-Natar memiliki keistimewaan sendiri yaitu jalan tersebut dapat dilalui oleh mobil-mobil yang berukuran besar yang kurang lebih mencapai tinggi 4 Meter.

“Ya kita lakukan pengerjaan yang sedikit istimewa, yaitu underpass yang kita buat akan memiliki tinggi 6 Meter dan lebar 20 Meter dan panjang hingga 320 meter,” jelasnya.

Namun demikian, dirinya juga berupaya terus meskipun diakuinya saat ini pengerjaan yang memiliki kesulitan tersendiri yaitu sistem yang memang sedikit adanya perbedaan.

“Sementara kesulitan kita di sistem pegerjaanya saja, kan memang yang namanya pembangunan tak terpelas dari kemacetan atau penumpukan kendaraan yang ada. Yang jelas dari tata peraturan akan harus kita patuhi seperti pemasangan rambu adanya pembangunan jalan yang dilakukan Pemkot Bandarlampung, juga pekerja yang jangan sampai keluar dari area lokasi,” terangnya.

Dirinya mengimbau kepada pengguna jalan agar dapat menghindari kawasan tersebut.

“Sementara saya minta kepada mahasiswa juga dosen dapat mengalihkan perjalanannya melintasi baypass untuk mengurangi penumpukan kendaraan di kawasan pembangunan itu,” tandasnya. (jef/hkw)

error: Content is protected !!