. . .

Jelang HUT RI, Pedagang Atribut Padati Trotoar Jalinbar

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR BARAT – Menjelang HUT RI ke-73 RI trotoar jalan protokol lintas barat (jalinbar) Kecamatan Pesisir Tengah mulai dipadati oleh penjual atribut dari luar. Menurut masyrakat setempat, Ani mengatakan hal tersebut sudah nampak terlihat mulai dari ahir bulan kemarin.

“Kelihatannya HUT tahun ini akan lebih ramai melihat dari jauh hari sudah mulai ramai penjual atribut dari luar daerah, “ujarnya kepada translampung. com pada, Rabu (1/8).

Dijelaskannya, selain beejualan di pingir jalan protokol ada juga yang berjualan keliling menjajakan atribut tersebut mulai dari bendera merah putih hingga sampai striker HUT RI.

“Ya ini sudah merupakan tradisi di kalangan kita masyarakat Indonesia, dan semoga perayaan tahun ini lebih meriah,”tandasnya.

Sementara penjual atribut HUT RI ke-73 dari kota Bandung, Yoso membenarkan bahwa dirinya sudah beberapa terakhir telah mengais rezeki melalui penjualan atribut Hut RI.

“ini sudah rutinas sambilan saya berjualan atribut menjelang perayaan Hut yang tidak lama lagi tinggal menghitung hari.  Mulai dari bendera biasa hingga bendera yang lebih jumbo ukurannya, stiker pernak dan pernik untuk kendaraan ,”ungkapnya.

Dikatakannya,  adapun untuk harga asesoris dan bendera yang dijajakannya yakni sangat bervariasi, mulai dari harga terendah sampai dengan harga yang cukup tinggi.

“Ya mulai dari Rp. 5000,- ribu rupiah hingga Rp. 170.000,- ribu rupiah begitu juga dengan stiker dan pernak pernik lainnya,  yang jelas ini masih sangat terjangkau untuk kalangan masyArakat menengah kebawah, “jelas pria Bandung tersebut.

Yoso juga berharap,  pada puncaknya HUT RI yang ke-73 bisa lebih meriah dengan hiasan pernak dan pernik yang menghiasi di kota Pesibar sehingga bisa lebih meriah dan masyarakat bisa menerima kemerdekaan dengan sesungguhnya.

“Utamanya pada puncaknya 17 Agustus 2018 bisa lebih ramai pembeli,  dan pemasukan saya bisa lebih meningkat, “tandasnya dengan senyuman khasnya. (r7)