Jalan Rusak Dibiarkan, Malah Percantik Taman

0
314
views

TRANSLAMPUNG.COM-Lubang yang menganga di ruas jalan penghubung antara Lingkungan 3 dan 7 Kelurahan Bukitkemuning, Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara, hingga kini belum ada tanda-tanda diperbaiki. Aktivitas warga terutama yang menuju pasar setempat serta para siswa SMPN 01 dan santri Ponpes Darul Huda Bukitkemuning pun terhambat.

Warga di wilayah itu berharap Pemkab Lampura melalui dinas terkait dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan. ”Ironis rasanya, jalan yang merupakan urat nadi perekonomian warga justru dikesampingkan pembangunannya. Di sisi lain, perehaban taman kota yang hanya untuk mempercantik justru jadi skala prioritas,” ungkap Firmansyah (38), salah seorang tokoh pemuda di wilayah itu, kemarin (19/2).

Padahal ruas jalan tersebut adalah jalan utama kedua setelah jalan lintas Sumatera (Jalinsum). Karena jika ada kemacetan di Jalinsum selain Jalan Dharmabakti di depan Mapolsek setempat, jalan itulah yang digunakan. ”Untuk aktivitas sehari-hari warga dari arah jalan lintas barat (Jalinbar) arah Sumberjaya dan sekitarnya juga memakai jalan ini,” imbuhnya.

Dia menyatakan, dirinya bukan bermaksud mengkritik kebijakan pemerintah. Namun alangkah baiknya jika usulan masyarakat melalui musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) yang diutamakan. Bukan pihak rekanan atau yang dekat dengan lingkar kekuasaan.

Lubang di jalan menurut dia akibat gorong-gorong di bawah amblas. Konon kabarnya selain usia bangunan yang sudah uzur ada kendaraan berat yang melintas. ”Tidak bijak jika hal itu menjadi alasan untuk tidak segera membangun kembali gorong-gorong tersebut,” ingatnya.

Hal senada diungkapkan Partiman yang rumahnya tidak jauh dari jalan tersebut. Ia menyebutkan lobang yang berdiameter 50 cm dengan kedalaman hingga dua meter sampai tembus dasar siring, harusnya dibuatkan jembatan, bukan gorong-gorong. Karena ketika musim hujan debit air siring melebihi kapasitas yang kemudian meluap ke sisi gorong-gorong yang amblas.

Sebagai masyarakat dirinya berharap pemerintah dapat membangun fasilitas ataupun infrastruktur yang ada hubungan langsung dengan aktivitas perekonomian masyarakat, bukan sebaliknya. ”Kalau yang dibutuhkan sudah terbangun, baru yang lain. Seperti pembangunan taman,” pungkas Partiman.

Sahrul Rod, seorang Kasi Kelurahan setempat ketika dikonfirmasi menegaskan usulan pembangunan telah disampaikan melalui Musrenbang kelurahan beberapa waktu lalu. Rencananya akan kembali dirumuskan di Musrenbang kecamatan yang rencananya di gelar hari ini.(tnn)