. . .

Jadwal Pelantikan Tunggu Hasil Penetapan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyebutkan, jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus terpilih 2018 pada 20 September 2018. Jadwal itu mengacu pada Surat Edaran Nomor: 270/SJ/OTDA/2017.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tanggamus Robin Sadek. Namun menurutnya, jadwal tersebut juga bersifat sementara. Bisa berubah sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri.

“Jadwal tersebut masih sementara. Karena bisa saja Menteri Dalam Negeri melakukan perubahan keputusan. Kalau berdasarkan SE Nomor: 270/SJ/OTDA/2017, apabila suatu daerah yang kepala daerahnya habis masa jabatannya sejak Januari sampai September 2018, maka kepala daerah hasil pilkada akan dilantik pada 20 September 2018,” jelas Robin Sadek, Jumat (13/7).

Saat itu juga, maka masa jabatan Penjabat Bupati (Pj) Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin habis. Dan langsung diisi oleh Bupati Tanggamus definitif hasil Pemilihan Bupati 2018.

“Nanti tidak ada tim transisi. Sebab selama ini sudah ada Pj. Bupati,” kata Robin Sadek.

Pelantikan biasanya dilakukan oleh Gubernur atas nama Mendagri di Pemprov Lampung. Saat itu juga akan dilakukan serah-terima jabatan dari Pj. Bupati ke Bupati Tanggamus terpilih. Jika gubernur berhalangan, dilakukan wakil gubernur. Dan jika berhalangan juga, akan dilakukan langsung Mendagri di Jakarta.

Robin Sadek juga mengaku, saat ini masih menantikan pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) pada 23 Juli 2018 nanti. Sebab saat itu akan diumumkan daerah yang ada gugatan pikada atau tidak. Jika tidak ada gugatan, maka setelah 23 Juli 2018, KPU tiap daerah yang gelar pilkada bisa menetapkan hasil Pilkada Serentak 2018.

“Jika Tanggamus tidak ada gugatan, kemungkinan pelantikan kepala daerah hasil pilkada bisa masuk tahap I. Sebab Mendagri sudah memilah beberapa tahapan. Tahapan I adalah bagi daerah yang tidak ada gugatannya,” jelas Robin Sadek.

Ia juga menjelaskan, hasil penetapan KPU Tanggamus nantinya dipertanggungjawabkan ke DPRD Tanggamus. Agendanya serupa dengan sidang paripurna yang dihadiri seluruh anggota dewan. Sekaligus memberikan hasil penetapan dari KPU ke DPRD.

Selanjutnya secara resmi DPRD Tanggamus dengan pengantarnya Pemkab Tanggamus, mengirimkan hasil tersebut ke Pemprov Lampung. Itu untuk mengajuan pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih. Lantas Pemprov Lampung meneruskannya ke Kemendagri.

“Apabila selama lima hari DPRD tidak mengusulkan pengangkatan bupati ke Pemprov Lampung, maka Pemprov Lampung akan mengusulkan ke Kemendagri berdasarkan keputusan KPU provinsi didasari penetapan dari KPU kabupaten,” terang Robin Sadek.

Berkaitan soal jadwal pelantikan Bupati dan Wabup Tanggamus terpilih 2018, KPU Tanggamus juga masih menunggu keputusan KPU RI untuk penetapan paslon terpilih hasil Pilbup Tanggamus 2018.

Anggota KPU Tanggamus, Zulwani mengatakan, sampai masa gugatan habis, tidak ada informasi adanya gugatan tentang hasil Pilbup 2018.

“Kami masih tunggu sampai 23 Juli 2018. Nanti KPU RI akan umumkan daerah mana saja yang ada gugatan pilkada,” ujarnya.

Zulwani mengaku, jika benar Pilbup Tanggamus tidak ada sengketa pilkada, maka dijadwalkan untuk penetapan pasangan calon peroleh suara terbanyak sebagai Bupati dan Wakil Bupati, antara tanggal 24-27 Juli 2018.

Setelah penetapan tersebut, lantas KPU dan DPRD Tanggamus adakan pertemuan resmi tentang hasil pilbup, dan pertanggungjawaban KPU terhadap pelaksanaan Pilbup Tanggamus ke DPRD.

“Kemudian barulah DPRD dan Pemkab Tanggamus mengirimkan surat ke Kementerian Dalam Negeri tentang hasil pilbup. Tahapan selanjutnya, diserahkan Kemendagri, yaitu soal jadwal pelantikan, teknis, dan lain-lainnya,” papar Zulwani. (ayp/hkw)

error: Content is protected !!