. . .

Jabatan DPRD Adalah Amanah Rakyat, Busroni: Keluhan Masyarakat Tanggung Jawab Kita

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN‎
Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, didominasi oleh penduduk Transmigrasi Jawa, Bali, Padang, Sunda dan Batak hingga mencapai 60 persen dari warga pribumi Kabupaten setempat yang ada.

Hal tersebut mampu menambah beragam seni budaya lokal khas adat yang dimiliki di Kabupaten Tubaba, seperti seni budaya kuda lumping menjadi tradisi suku Jawa turun temurun hingga diberbagai wilayah se-Indonesia.

‎Bedasar pantauan Translampung.com, Warga Tiyuh (Desa) Karta raya, Kecamatan Tulangbawang udik, Tubaba.  Dalam memperingati HUT RI Ke-73 mengelar acara karnaval dan seni kuda lumping, dan mendapat apresiasi langsung dari ketua DPRD Tubaba Busroni.,SH.

‎” Kita tidak pernah membedakan suku, ras dan bahasa yang kita dukung adalah kebersamaan, persatuan dan kesatuan satu dan lainnya dalam balutan kerukunan, saya pribadi sangat menghargai dan apresiasi seni budaya kuda lumping yang menjadi khas suku jawa di Tubaba.” Kata Ketua DPRD Busroni.,SH saat dihubungi Translampung.com pada (23/8/2018) pukul 16:15 Wib.

‎Lanjut Ketua legislator dari Partai Belogo bintang mercy itu mengatakan. sebagai wakil rakyat yang mendapat amanah langsung dari masyarakat secara pribadi pun lembaga dirinya terus legowo dan terbuka menerima siapa saja yang mengharapkan kehadirannya hingga bantuan baik sosial hingga pribadi.

” Jabatan saya adalah jabatan warga Tubaba, artinya apa yang menjadi keluhan masyarakat itu menjadi tanggung jawab saya selaku penerima amanah.” Imbuhnya (Dirman)‎

 

error: Content is protected !!