Iseng Bakar Sampah, Gudang Hangus

0
514
views

TRANSLAMPUNG.COM-Api nyaris menghanguskan seluruh bagian gudang mebel di Jl. Untung Suropati No. 25 Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura kemarin. Beruntung api cepat dipadamkan dan hanya membakar atap serta beberapa bahan kayu mebel.

Menurut Rosmaini (47), pemilik rumah dan usaha mebel, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu ia melihat kobaran api di dalam gudang. Ia langsung berteriak kebakaran dan membangunkan penghuni rumah lainnya yang sedang beristirahat.

”Habis salat Asar, saya keluar dan kaget melihat pekerja lari dari gudang untuk mematikan listrik. Ternyata, dari jauh terlihat ada kobaran merah. Saya langsung teriak kebakaran,” kata Rosmaini di lokasi kejadian kemarin.

Ia menuturkan, api diduga berasal dari sampah yang dibakar pekerja. Api membesar dan membakar busa hingga merambat ke atap gudang.

”Mungkin pekerja ini iseng bakar-bakar. Ternyata akibatnya fatal. Padahal biasanya sampah ini tidak pernah dibakar,” ujarnya. Sementara, warga yang mengetahui peristiw aitu berdatangan dan berusaha memadamkan api.

Sementara Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M. Rizki mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian yang dialami korban diduga mencapai Rp50 juta.

Untuk memadamkan api, BPBD Bandarlampung menurunkan 25 personel dengan tiga mobil pemadam kebakaran. ”Hanya sebatas membakar atap dan beberapa bahan kayu mebel saja. Api dipadamkan sekitar 15 menit setelah membesar,” kata Rizki.

Sebelumnya bulan lalu, api menghanguskan Toko Elektronik dan Furniture Bhifa Mandiri serta leasing di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Tanjungagung, Tanjungkarang Timur.

Menurut Tirsa (22), karyawan toko, api berasal dari lantai dua. Saat itu rekannya yang sedang berada di lantai tiga hendak turun dan melihat kepulan asap. ”Waktu itu kami ada lantai satu. Sedang tiga kawan saya ada di lantai tiga,” kata Tirsa.

Meski mencium bau asap, ia tidak menghiraukannya. Awalnya ia menduga itu asap rokok. Namun kemudian, rekannya berteriak kebakaran. (cw15/ais)