. . .

Internet Sehat dan Aman Bagi Para Pelajar

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PURBOLINGGO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan sosialisasi internet sehat dan aman bagi pelajar SMP, bertempat di ruang Aula SMPN 1 Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (17/5).

Sosialisasi bertujuan membangun dunia maya melalui internet sehat dan aman menuju masyarakat cerdas, kreatif dan produktif merupakan salah satu program Pemerintah.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Lampung Timur, Adam yang mewakili Kepala dinas Kominfo Lampung Timur Hasbie Aska, mengatakan kecanggihan internet saat ini berkembang sangat pesat. Data menyebutkan Indonesia sebagai negara pengguna internet ke tiga terbesar di dunia.

“Dengan kegiatan sosialisasi ini para peserta dapat mengetahui manfaat dari internet dan mengetahui sisi negatifnya, serta dapat mengembangkan potensi melalui adanya internet, selain itu semoga sosialisasi internet sehat ini dapat di sebarkan kepada teman- teman adik sekalian, agar kita bisa terhindar dari hal negatif tersebut,” ujarnya.

Kabid Diseminasi Informasi Diskominfo Provinsi Lampung Ganjar mengatakan, bahwa Internet bisa menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi pengguna. Namun, penggunaannya haruslah sehat dan aman, karena internet pun memiliki sisi negatif.

Dijelaskannya, internet memiliki manfaat di antaranya adalah untuk mencari informasi, data gambar dan pengetahuan, sarana hiburan dan penyegaran pikiran untuk anak-anak.

“Harus diketahui bahwa  internet juga memiliki sisi negatif, di antaranya media kekerasan dan pelecehan. Selain itu, informasi tidak benar (hoax) di internet atau penipuan transaksi online. Pornografi melalui internet, video asusila. Permainan judi berkedok game sosial media, dan penculikan dengan kenalan di sosial media,” kata dia.

“Hal ini tentu memerlukan regulasi untuk mengantisipasi dampak negatif tersebut, untuk itu pemerintah telah mengeluarkan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur sangsi bagi pengguna internet bila melakukan hal-hal negatif seperti ujaran kebencian, fitnah, penipuan dan lain sebagainya,” pungkasnya. (r9)