. . .

Inspektorat Tunggu Data Reall BPKAD Atas Bansos PC-NU, Irban 1: Penyelidikan Ada Dikepolisian

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN

Terkait dugaan penggelapan Dana Bantuan Sosial (Bansos) pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tubaba sejak 2009-2018.  Hingga kini, Inspektorat menunggu data Reall  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat.

 

Hal tersebut pasca pemanggilan Inspektorat ‎sejak jum’at lalu terhadap BPKAD upaya dilakukan pemeriksaan atas pengeluaran dan pertanggung jawaban dana Bansos oleh PC-NU yang diduga dana tersebut digelapkan.

 

Menurut Kepala Inspektur‎orat Bustam efendi didampingi Irban 1 Irawan mengatakan, sejak jum’at kemarin pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap BPKAD untuk menyerahkan seluruh data Bansos PC-NU yang diberikan pemkab Tubaba.

 

” hari ini (23/7/2018) BPKAD baru menyerahkan dua berkas Bansos PC-NU tahun 2015 dan 2018, sementara data Bansos lainnya masih kita tunggu dari BPKAD sebab, menurut pihak BPKAD data tersebut telah tersimpan dalam gudang.‎” Kata Irawan saat dijumpai Translampung.com diruang kerjanya pada (23/7/2018) pukul 10:45 Wib.

 

Lanjut dia, nantinya setelah dilakukan pemeriksaan seluruh data yang diberikan oleh BPKAD dan ditemukan adanya dugaan penyimpangan atas Bansos tersebut, silahkan saja ‎pelaku terkait di tindak keranah penegak hukum.

 

” Bedasarkan MoU dari tiga lembaga DPRD, Kejaksaan dan Kepolisian inspektorat tidak dapat melakukan pemeriksaan terhadap Ormas manapun, artinya jika ditemukan adanya dugaan penyimpangan penggunaan dana Bansos oleh ormas itu kewajiban pihak penegak hukum untuk penyelidikannya.” Katanya.

 

Terkait dugaan penggelapan dana Bansos oleh Ketua PC-NU Sugito., AS sejak tahun 2009-2018 lalu, kami inspektorat tidak dapat melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait, sebab kewenangan itu sudah sepenuhnya kepihak Kepolisian juga Kejaksaan, bedasarkan MoU tiga lembaga. (Dirman)