Inspektorat Tulang Bawang akan Panggil Oknum Kepala Puskesmas Tiuh Tohou Menggala

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang akan panggil oknum Kepala Puskesmas Tiuh Tohou, Kecamatan Menggala Tulang Bawang, Elia Contesa, yang disinyalir gelapkan dana pelayanan  kesehatan BPJS.

Kepala Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Pahada Hidayat mengatakan, bahwa terkait persoalan oknum kepala Puskesmas Tiuh Tohou, Kecamatan Menggala, Tulang Bawang yang disinyalir gelapkan dana pelayanan kesehatan BPJS, kita akan klarifikasi terhadap yang bersangkutan dalam hal ini kepala Puskesmas Tiuh Tohou.

“Artinya bisa kita layangkan surat atau kita panggil yang bersangkutan bila perlu dari inspektorat sendiri turun ke Puskesmas setempat kebenaran permasalahan yang ada.Dalam waktu dekat akan kita tindak lanjuti persoalan yang terjadi, apa yang terjadi sebenarnya agar tidak berlarut-larut,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, Oknum Kepala Puskesmas Tiuh Tohou, Kecamatan, Menggala, Tulang Bawang, Elia Contesa, disinyalir gelapkan dana pelayanan kesehatan BPJS untuk tenaga medis.

Salah satu tenaga medis yang bekerja di Puskesmas Tiuh Tohou Kecamatan Menggala, yang namanya minta dirahasiakan mengatakan, bahwa mulai tahun 2016 November – Desember dan 2017 Januari – November – Desember serta 2018 Januari – Februari dana jasa pelayanan yang di peruntukkan untuk dana pelayanan BPJS tenaga medis sampai hari ini belum terbayar.

“Sesuai dengan Permenkes No 21 tahun 2016 pasal 3 tentang penggunaan dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional untuk jasa pelayanan kesehatan dan dukungan biaya operasional pada fasilitas kesehatan tingkat pertama milik Pemerintah Daerah dengan ketentuan 60 % untuk jasa pelayanan tenaga kesehatan, 40 % untuk biaya operasional,” ungkapnya dengan meminta agar namanya jangan disebutkan.

Dikatakannya Puskesmas Tiuh Tohou Kecamatan Menggala mendapatkan dana dari BPJS tersebut setiap bulannya paling rendah 32 juta, berarti dana yang harus dibagikan untuk jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan Permenkes no 21 tahun 2016 adalah 60% merupakan hak mereka yang harus di bagikan kepada semua personil pegawai puskesmas tanpa terkecuali.

“Akan tetapi selama 7 bulan diantaranya tahun 2016 bulan November-Desember, tahun 2017 bulan Januari, November, Desember, tahun 2018 bulan Januari, Februari belum terbayarkan,  dengan ini kami mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk dapat memfasilitasi kami sebagai bawahan agar kiranya hak kami diberikan oleh Kepala Puskesmas tersebut,” tambahnya.

Terpisah Sekretaris Dinas Kesehatan Fatoni mengatakan, terkait masalah tersebut pihaknya telah mencoba melakukan mediasi agar dapat selesai menemui titik terang, maka Dinas mengambil langkah, akan tetapi malah diminta untuk tidak ikut campur oleh pihak Puskemas.

Maka saat ini kami angkat tangan sebab, jika dana bagi hasil itu tidak dibagikan yang jelas salah karena, dana itu harus diberikan dan hak orang,

Tujuan Dinas Kesehatan dalam masalah tersebut untuk memfasilitasi, selaku pembina, dua Kabid dan Kasubag dan Sekretaris sudah turun tangan, turun langsung kelapangan,” Dan laporan yang sudah masuk ke saya bahwa yang sudah dibayarkan itu selama empat bulan oleh Elia (Kepala Puskesmas Tiuh Tohou), sisanya juga saya tidak tau, untuk sementara sisanya itu saya belum tau apakah sudah terbayarkan atau belum,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tiuh Tohou Menggala Elia Contesa, saat ditemui di Puskesmas Tiuh Tohou Menggala, Tuba,  tidak ada ditempat dan saat dihubungi via ponselnya tidak aktif 082179981xxx. (als)

News Reporter