. . .

Ini Pernyataan Sikap ASN Yang Ngeluruk Ke Kantor Pemda Lampura

image_print

TRANSLAMPUNG.COM

KOTABUMI – Karena tidak ada yang dapat ditemui di Kantor Pemda, Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN)  Yang ngeluruk ke Kantor Pemda Lampung Utara menyampaikan pernyataan sikap.

Pernyataan sikap disampaikan oleh Kabag Hukum (Salah satu yang terkena mutasi)  Hendri  SH  diantaranya,

Pada dasarnya menurut kami pelaksanaan pelantikan merupakan   hal yang biasa, Jangan artikan kedatangan kami kesini untuk melawan pimpinan, Tapi kami ingin menjadi ASN yang baik, Untuk mengingatkan,  meluruskan dan menjaga pimpinan agar tidak melanggar peraturan perundang undangan yang berlaku untuk kepentingan bersama.

Diketahui pelantikan pejabat pada hari rabu(21/3) yang lalu belum mendapat persetejuan Mendagri, Disusul dengan adanya kegiatan pada hari kamis (29/3) yang sebelumnya menurut undangan akan dilaksanakn pengambilan sumpah kembali namun tidak jadi dilaksanakn pengambilan sumpah, Hal ini tidak sejalan dengan peraturan dan prosedur yang berlaku.

Meminta kepada Plt Bupati Lampura agar dapat mengedepankan hasil investigasi Tim Lintas Kementerian, Dalam menindaklanjuti pelaksanaan rolling pejabat yang telah dilaksanakan,  Yang belum mendapat persetujuan dari Mendagri.  Untuk itu kami meminta agar pelaksanaan tugas hak dan wewenang
Yang melekat pada pejabat tersebut tidak dilakukan peralihan, Sebelum ada keputusan dari Mendagri.

Kemudian kami menghimbau kepada kepada seluruh pihak termasuk ASN, Untuk menghormati proses investigasi Tim lintas kementerian, Dan saling menahan diri,  Guna menjaga kondusifitas dan tidak terjadinya perpecahan guna kelangsungan pelaksanaan administrasi pemerintah, Dilingkup Pemkab Lampura.

Atas beberapa dasar pertimbangan diatas kami mengambil sikap untuk tidak gegabah menindaklanjuti  pelantikan atau penggantian pejabat tersebut dan tetap melaksakan tugas ditempat semula sembari menunggu keputusan  Menteri Dalam Negeri. Ucap Hendri.

Saat ditanya, Jika ini tidak mendapat tanggapan dari Plt Bupati, Dikatakan Syahbudin,  Kita tidak berhenti, sampai status hukumnya jelas,  Kalau ga jelas bagaimana kami mau bekerja,  Jadi kita akan jalan terus, Sampai ini ada keputusan,” Tapi saya dengar dengar dalam waktu dekat ada keputusan, Jadi doakan saja supaya Lampura kondusif,  Dan keputusan segera dikeluarkan dari Mendagri, Dan apapun itu kami ikut, Jadi disini kita bukan ambisi jabatan, Karena jabatan itu sementara,Jadi kalau dikasih jabatan kita siap kerjakan karena itu amanah,  Kalau enggak juga ga apa apa, Pungkasnya (Eka)