Ini Luka-luka pada Tubuh Kakek Tamrin dan Barbuk yang Ditemukan

OLAH TKP: Petugas dari Polsek Pulaupanggung dibantu tim medis saat Olah TKP dan memeriksa jasad Tamrin (72), yang ditemukan tewas mengenaskan di halaman rumahnya dengan luka sayatan dan tusukan sebilah pisau serta kondisi alat kemaluan yang sudah terputus. (Foto: DOKUMENTASI POLSEK PULAUPANGGUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Jika benar dugaan polisi bahwa Tamrin (72) tewas akibat bunuh diri seperti kecenderungan yang selama ini diidapnya, tindakan bunuh diri yang dilakukan korban terbilang antimainstrem. Sebab lazimnya orang bunuh diri adalah dengan gantung diri, meminum racun, menenggelamkan diri, terjun ke jurang, dan yang agak kejam adalah menabrakkan diri ke kendaraan. Namun tidak dengan Kakek Tamrin.

Kapolsek Pulaupanggung AKP Budi Harto mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis, Anton, di tubuh korban ditemukan beberapa luka akibat senjata tajam. Antara lain luka sayatan senjata tajam di bagian leher sebelah kanan kira-kira sepanjang 13 cm. Kemudian luka tusuk di leher yang mengenai tenggorokan sedalam kira-kira 2 cm.

Baca juga: Kakek Tamrin Tewas Mengenaskan, Istri Tak Ada di Tempat

Berikutnya luka tusuk di bagian perut sedalam lebih kurang 3 cm. Dan yang paling mengejutkan adalah kondisi alat kelamin korban yang sudah terputus dan tidak ditemukan di TKP.

“Sementara berdasarkan Olah TKP, anggota kami menemukan barang bukti berupa sebilah pisau cap garpu berikut sarung dan sehelai baju yang berlumuran darah. Lalu sebuah celana pendek, sehelai sarung berikut seutas ikat pinggang dan tali kabel. Potongan alat kelamin korban memang belum kami temukan,” beber Budi Harto.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, hasil pemeriksaan tim medis, dan hasil Olah TKP Polsek Pulaupanggung, Budi Harto menyebutkan, untuk sementara diduga korban tewas akibat bunuh diri.

“Dugaan tersebut dikuatkan karena sebelumya korban pernah hendak melakukan bunuh diri, namun berhasil digagalkan warga. Warga juga menyebutkan, setiap perkataannya, korban selalu mengeluhkan sakit dan selalu ingin bunuh diri,” ungkap Budi Harto.

Namun demikian, kapolsek menambahkan, Unit Reskrim polsek setempat akan tetap melakukan pendalaman guna mendapatkan kepastian ikhwal penyebab kematian korban. (ayp)

News Reporter