Ini Dia Penyakit Maag Akut Mematikan yang Diderita dr. Ryan Thamrin, Segera Cegah dengan Cara Ini

0
118
views

TRANSLAMPUNG.COM – Kepergian dr. Ryan Thamrin yang mendadak masih membuat para netizen terhenyak.

Pasalnya, dr. Ryan Thamrin terkenal memiliki tubuh yang bugar dan sehat. Namun, dibalik tubuhnya yang terlihat bugar dan sehat, rupanya dr. Ryan Thamrin sedang berjuang melawan penyakit maag akut yang sudah dideritanya selama satu tahun.

Akibat penyakitnya tersebut, dr. Ryan Thamrin pun mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (4/8/) lalu di Pekanbaru.

Dilansir dari berbagai sumber, nyatanya penderita penyakit maag di Indonesia tercatat mencapai 40,8 persen pada tahun 2012.

Berdasarkan hal ini, dapat dikatakan bahwa penyakit maag merupakan salah satu penyakit yang tak bisa disepelekan begitu saja dan harus segera ditangani agar tidak menyebar.

Dilansir dari hellosehat, maag merupakan istilah yang disebutkan masyarakat awam untuk menggambarkan keluhan-keluhan yang disebabkan oleh gangguan pencernaan.

Misalnya keluhan sakit perut, mual, muntah, dada terasa nyeri, kembung, begah dan mulut terasa asam. Salah satu penyebab penyakit maag adalah penyakit asam lambung.

Penyakit ini terjadi saat isi lambung, termasuk asam lambung naik menuju kerongkongan sehingga kita akan merasa mual, muntah dan nyeri di bagian dada.

Pada beberapa kasus langka, maag bisa membuat terjadinya kanker perut. Asam lambung sendiri adalah enzim yang diproduksi tubuh secara alami, gunanya adalah mencerna makanan.

Tanpa asam lambung, makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak bisa dicerna dengan baik, sehingga zat-zat gizi tak bisa diserap secara sempurna oleh tubuh.

Produksi asam lambung yang berlebihan tentunya akan menimbulkan penyakit maag. Salah satu penyebabnya yakni karena jadwal makan yang tidak teratur. Jadwal makan yang tidak teratur akan membuat lambung sulit beradaptasi.

Apabila hal ini berlangsung secara terus-menerus, maka akan terjadi kelebihan asam lambung dan akan mengiritasi dinding mukosa lambung sehingga akan membuat perut terasa perih.

Agar terhindar dari penyakit ini, berikut beberapa hal yang harus dilakukan.

  1. Memperbaiki pola makan dan harus teratur
  2. Meninggikan kepala saat tidur kurang lebih 15 cm
  3. Menghindari makanan berlemak, asam, kopi, cokelat, mint, produk makanan dari tomat dan minuman berkarbonasi
  4. Obat-obatan tertentu seperti golongan anticholinergenik dan theophyllin.
  5. Hindari mengonsumsi makanan sambil tiduran dan hindari tiduran setelah makan. Sebaiknya tunggu 2-3 jam setelah makan.
  6. Makan terlalu banyak hingga perut terasa begah.
  7. Makan malam jangan lewat dari jam 6 sore.

(*)