. . .

Inggris Perketat Akses Situs Porno, Aturannya Dianggap Memalukan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM – Dampak negatif pornografi kian meresahkan. Hal ini rupanya membuat pemerintah Inggris mengambil tindakan untuk memperketat akses pornografi. Mereka mewajibkan siapapun yang ingin membuka atau melihat galeri berisi tayangan porno untuk menunjukan kartu identitas berupa Paspor ataupun Surat Izin Mengemudi (SIM).

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Express, Selasa (6/2), Pemerintah Inggris menerapkan aturan ketat bagi warganya yang ingin mengakses situs porno. Aturan tersebut mewajibkan orang yang ingin membuka situs porno untuk menunjukan Paspor ataupun SIM mereka.

Peraturan tersebut telah diajukan kepada petinggi di Inggris dan dimasukan dalam Undang-Undang Ekonomi Digital tahun lalu. Kemudian peraturan yang kontroversial bagi sebagian orang tersebut kini telah disahkan dan akan segera berlaku bulan April mendatang.

Artinya, jika undang-undang tersebut telah berlaku, nantinya siapapun yang ingin membuka website berbau pornografi wajib melakukan verifikasi data melalui Paspor dan SIM. Bukan tanpa tujuan, peraturan tersebut dimaksudkan untuk memastikan bahwa pengunjung situs porno telah benar-benar berada pada posisinya. Yakni dengan kategori usia yang cukup dan masuk dalam usia layak dipidana, jika melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab akibat konten pornografi tersebut.

Bahkan, sebelum peraturan itu benar-benar matang dan disahkan menjadi undang-undang, beredar kabar bahwa para calon pengakses situs porno di Inggris diwajibkan untuk pergi kantor pos untuk menunjukan identitas mereka demi mendapatkan izin untuk membuka situs porno.

Namun karena peraturan tersebut dianggap terlalu memalukan, akhirnya diputuskan bagi yang ingin membuka situs porno untuk menunjukan identitas mereka, baik berupa paspor ataupun SIM melalui sebuah sistem online.

Adapun sistem tersebut bernama AgeChecked. AgeChecked merupakan sebuah sistem yang sesuai secara hukum menggunakan paspor, rincian kartu kredit, lisensi mengemudi, dan informasi lainnya untuk memverifikasi usia seseorang di Inggris.

Nantinya, untuk mendapatkan akses ke situs atau web porno yang dibatasi, pengguna hanya perlu masuk dengan menggunakan akun AgeChecked mereka yang akan didapat setelah terverifikasi,

CEO AgeChecked, Alastair Graham mengatakan bahwa Dengan Undang-Undang Ekonomi Digital yang mulai berlaku pada awal April 2018, bisnis online perlu memberikan pertimbangan serius mengenai bagaimana mereka menilai usia pelanggan mereka.(jpg)