Incar Rumah Haji di Pugung, Dua dari Enam Terduga Pencuri jadi Bulan-bulanan Warga hingga Kabur ke Sungai

0
664
views
DISELAMATKAN PETUGAS: Salah satu dari dua terduga pelaku curas yang berhasil diselamatkan petugas dari aliran sungai, setelah menjadi bulan-bulanan massa yang geram dengan aksi pelaku, Kamis (7/12) siang. (Foto-foto: DOKUMENTASI POLSEK PUGUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Baru saja reda kehebohan duel antarwarga di Pekon Rantautijang beberapa waktu lalu, wilayah Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus lagi-lagi gempar. Kamis (7/12) tadi, warga Pekon Banjaragung Udik dihebohkan dengan penangkapan dua dari enam komplotan terduga pencuri.

INTEROGASI TERDUGA PELAKU: Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Aditya Kurniawan saat menginterogasi terduga pelaku curas di rumah sakit, setelah sempat menjadi bulan-bulanan massa Pekon Banjaragung Udik, Kecamatan Pugung.

Meski berhasil diselamatkan petugas yang tiba di lokasi, namun dua pria yang dicurigai berusaha melakukan pencurian di rumah Hi. Sukron (46), sudah sempat merasakan bogem mentah warga dan menjadi bulan-bulanan massa yang geram.

Kapolsek Pugung Ipda. Mirga Nurjuanda melalui pesan singkat WhatsApp menjelaskan, setelah diamankan warga, jajaran Polsek Pugung di-backup Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus berhasil mengamankan dua pria terduga pelaku.

NYARIS JADI KORBAN: Inilah kondisi rumah Hi. Sukron (46) di Pekon Banjaragung Udik yang hartanya nyaris digasak enam orang komplotan pencuri.

Mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Mirga menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 12.30 WIB tepatnya setelah Solat Dzuhur. Kala itu saksi Anton (30) pulang dari masjid. Saksi melihat ada enam pria asing berdiri di depan rumah Hi. Sukron, warga Pekon Banjaragung Udik.

“Karena salah satu orang sudah masuk depan rumah dan posisi rumah kosong, saksi (Anton) menegur rombongan tersebut. Selanjutnya terjadi adu argumen. Lalu salah satu dari rombongan menyerang saksi dengan sebilah pisau,” ujar Mirga Nurjuanda.

LUDES DIBAKAR: Satu unit Honda Vario ludes dibakar massa, diduga sepeda motor tersebut milik salah satu komplotan terduga pelaku curas.

Sembari menghindari serangan salah satu pelaku, saksi berteriak meminta bantuan warga. Mendengar teriakan saksi, warga berhamburan keluar dan menuju asal teriakan. Melihat warga semakin berdatangan, enam pria tersebut bubar menggunakan menggunakan sepeda motor.

“Dua pria yang kami amankan masih dimintai keterangan. Mereka luka-luka karena sempat dimassa warga. Tapi kondisinya masih hidup. Identitasnya masih kami telusuri. Sementara ini diduga dua pria itu warga Pekon Tiyuhmemon, Kecamatan Pugung,” ungkap Mirga.

Akibat berduel dengan salah satu terduga pelaku, Anton menderita luka sabetan senjata tajam pada lengan kiri. Alhasil saksi harus mendapatkan empat jahitan pada lukanya.

Kapolsek juga menjelaskan, langkah- langkah yang dilakukan adalah mengamankan situasi di lokasi. Lalu mengamankan dua pria terduga pelaku curas di aliran sungai Pekon Tiyuhmemon.

“Keduanya saat ini dalam perawatan medis di RSUD Pringsewu dan identitas sedang didalami. Berikut kami amankan juga bangkai sepeda motor Honda Vario yang dibakar massa, diduga milik terduga pelaku. Sementara itu dulu data yang dapat kami berikan, selanjutnya kami infokan jika sudah jelas,” tandas kapolsek. (ayp)