. . .

Imbas Tertangkapnya ASN “Nyabu” Dilingkup Pemda, Tidak Hanya Pejabat, Staf dan Honorer Akan Di Tes Narkoba

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Tertangkapnya Oknum ASN Way Kanan karena di duga sedang asyik Nyabu bersama dua rekannya di wilayah perkantoran pemerintah setempat kemarin, Kamis (20/08/2018) Mendapat tanggapan Serius dari Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos,. M.Ip.

Ia mengatakan untuk mempertanggungjawabkan apa saja prilaku ASN Way Kanan, Bupati dan Wakil Bupati selama menjabat telah berkali kali melakukan test narkoba terhadap semua pejabatnya. memberikan peringatan dalam setiap pengarahan agar semua ASN menjauhkan diri dari perbuatan yang melanggar hukum termasuk menjauhi NARKOBA.

“hasil yg telah di capai adalah ada pejabat yang dicopot dan tidak dilantik karena terbukti positif NARKOBA, namun memang prilaku kehidupan sehari hari ASN tidak semuanya dapat di pantau terutama diluar jam kerja kantor,” Ujar Sekda saat menanggapi berita tertangkap nya ASN Oleh Polisi di group WhatsApp Humas Pemkab Way Kanan, Jum’at (21/08/2018).

Ia menjelaskan bahwa ASN yang tertangkap ini adalah ASN yang menjabat sebagai staf biasa golongan 2 dan honorer yang memang belum di lakukan test narkoba. sehingga dengan kejadian ini, kedepannya staf juga akan dilakukan rutin test naskoba.

“kami berharap kejadian ini adalah yg terakhir utk ASN Waykanan, oleh karena itu mohon dukungan dari semuanya,” harapnya.

Terkait saksi untuk ASN yang tertangkap itu, Sekda menambahkan bahwa sanksi yang di berikan sesuai dengan kesalahan yang di perbuat oleh pelaku dan saat ini pelaku sedang di proses oleh Polres Way Kanan.

“dan untuk sanksi dari pemda nantinya akan di proses oleh Inspektorat setelah yang bersangkutan mendapatkan hukuman yang tetap dan inkrach,” Pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Kamis (20/9/2018), sekitar pukul 16.00, Aparat kepolisian satnarkoba Polres Way Kanan menangkap tiga tersangka pengguna Narkoba yang diduga mengkonsumsi sabu-sabu di Gudang Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Way Kanan. Dua tersangka diantaranya merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Dishub dan Pol PP setempat.

Kapolres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Doni Wahyudi, melalui Pelaksanan Harian Kasat Narkoba IPTU Dyvia Ardianto, Ketiga tersangka yakni MHB (39), HP (35) ASN di Dishub Kabupaten Way Kanan dan Insial AS (24), pekerjaan honorer Satpol PP Kabupaten Way Kanan. “Ketiganya merupakan warga Kelurahan Blambangan Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan,” kata dia saat ekpose kasus tersebut di Kantor Satnarkoba Polres Waykanan Jumat (21/9/2018).

Awalnya polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa gudang yang berada di kantor dishub Way Kanan sering digunakan untuk melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Mendapat informasi tersebut, sekitar pukul 16.00, anggota satnarkoba melakukan penyelidikan ke gudang kantor dinas perhubungan Kabupaten Way Kanan. Namun pada saat akan masuk kegudang pintu dalam keadaan terkunci dari dalam, ketika petugas berhasil masuk, di dalam gudang terdapat tiga orang laki-laki sedang asik mengobrol.

Selanjutnya dari dalam gudang tersebut saat dilakukan penggeledahan tepatnya dalam lemari yang terbuat dari besi ditemukan seperangkat alat hisap narkotika jenis sabu (bong), petugas langsung mengamankan tersangka dan barang bukti.

Ketiga orang laki-laki tersebut saat diinterogasi, mengakui bahwa seperangkat alat hisap narkotika jenis sabu (bong) adalah milik ketiga tersangka. Kemudian para tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.  “Untuk saat ini tersangka MHB, HP dan AS kita kenakan sanki, melanggar pasal 112 ayat (1) undang undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kami Polres Way Kanan dan juga saya menghimbau supaya masyarakat ikut berperan dan melakukan kontrol terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungannya,” ujarnya. (yudi)

error: Content is protected !!