. . .

HUT Satpol PP dan Satlinmas Se-Provinsi Lampung

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Untuk kali kedua sejak berdiri sembilan tahun lalu, Kabupaten Pringsewu kembali menjadi tuan rumah peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas) tingkat Provinsi Lampung.

Bertempat di lapangan komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, Selasa (10/4), digelar upacara peringatan HUT Satpol PP ke-68 dan Sat Linmas ke-56 dengan tema ‘Satpol PP dan Sat Linmas Siap Mengawal Pilkada Serentak 2018’, yang diikuti jajaran dan anggota Satpol PP dan Sat Linmas se-Provinsi Lampung.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno, Komandan upacara Kabid Tibum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Provinsi Lampung M. Zulkarnain, serta perwira upacara Kasatpol PP Kabupaten Pringsewu Edi S. Pamungkas. Sedangkan sejarah singkat Satpol PP dibacakan Kasatpol PP Kota Metro Imron.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Plt, Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar, jajaran Fokorpimda Provinsi Lampung, Kasatpol PP Provinsi Lampung Jayadi, serta para Kasatpol PP kabupaten dan kota.

Membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Koemolo, Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengatakan sesuai aturan Satpol PP dan Satlinmas mempunyai tugas pokok antara lain membantu menjaga ketentraman penyelenggaraan pemilu dan Pilkada baik sebelum, atau pada saat pemungutan maupun setelah pelaksanaan pemilihan.

Tugas pokok lainnya, kata dia, ikut membantu dalam kontek tugas sosial.

“Tentu, di tahun politik ini, dinamika politik akan meningkat. Potensi gangguan keamanan juga akan ikut menguat. Agar dari sekarang, Satpol PP dan Sat Linmas lebih meningkatkan upaya deteksi dininya. Sehingga  potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat bisa diantisipasi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa terlindungi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menyikapi situasi dan kondisi yang akan terjadi sesuai dengan tugas dan fungsinya Satpol PP dan Sat Linmas di daerah harus dapat menyiapkan diri sejak dini.

Diingatkannya, dalam menjalankan tugas menjaga dan melindungi masyarakat, Satpol PP dan Sat Linmas harus tetap berpedoman pada aturan yang ada, yakni Peraturan Mendagri No.54 tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur Satpol PP.

Sementara bagi Sat Linmas, berpedoman pada  Permendagri No.10 tahun 2009 tentang Penugasan Sat Linmas dalam Menangani Ketenteraman, Ketertiban dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilu.

“Oleh sebab itu saya meminta kepada gubernur agar mengkoordinasikan bupati dan wali kota di daerah masing-masing untuk mengambil langkah- langkah antisipasi. Kuncinya adalah koordinasi dan komunikasi. Karena itu perlunya koordinasi, komunikasi dan sinergi yang lebih intensif dengan instansi terkait seperti KPUD, Bawaslu, TNI, Polri dan kesbangpol. Tentunya dengan mengutamakan kepentingan umum dan memperhatikan hirarki,” ujarnya.

Mendagri melalui Pjs Gubernur Lampung juga menambahkan ada dua agenda besar nasional yang akan digelar  tahun 2018 ini yakni pemilihan kepala daerah serentak dan tahapan pemilihan legislatif serta pemilihan presiden tahun 2019, yang juga digelar bersamaan, dimana peran Satpol PP dan Sat Linmas menjadi penting dan  harus ikut mengawal dua agenda nasional tersebut, sehingga kesiapsiagaan harus lebih ditingkatkan.

Terkait tema ‘Satpol PP dan Sat Linmas  siap mengawal Pilkada serentak 2018’, mengandung arti bahwa Satpol PP dan Sat Linmas harus lebih siaga di tahun politik ini.

“Sebagai perangkat daerah, Satpol PP dan Sat Linmas, akan ikut terlibat langsung mengawal pesta demokrasi, terutama Pilkada. Keterlibatan Satpol PP dan Sat Linmas ini adalah untuk memastikan bahwa  ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan deklarasi bersama mengenai netralitas Satpol PP dan Sat Linmas pada Pilkada 2018 oleh Pjs Gubernur Lampung dan para kepala Satpol PP kabupaten dan kota se Provinsi Lampung, serta digelar atraksi teatrikal ketangkasan dan keterampilan para anggota Satpol PP dan Sat Linmas dalam menangani huru-hara Pemilihan Kepala Desa maupun Pilkada. (rez/hkw)