Hujan, Kecamatan Punduh Pidada Direndam Banjir

0
832
views

TRANSLAMPUNG.COM, PUNDUH PIDADA – Hujan yang mengguyur di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Peswaran sejak menjelang subuh hingga pagi hari, Kamis (26/10), mengakibatkan banjir melanda di kecamatan ini .

Berdasarkan informasi yang didapat, banjir mengakibatkan beberapa desa di kecamatan ini tidak luput dari terjangan banjir. Banyak rumah -rumah warga di beberapa desa terendam.

Ada beberapa desa yang ada di kecamatan inidi terjang banjir diantaranya Dusun Bayur Desa Sukajaya ,Desa Rusaba ,Desa Kota Jawa ,Desa Sukarma, dan diantara desa desa yang di terjang banjir ini ada salah satu Dusun yang ketinggian arinya mencapai 1 meter masuk ke rumah warga yakni Dusun Bayur Desa Sukajaya pidada.

Tidak hanya rumah rumah warga di Debeberapa desa yang ada di kecamatan ini yang terndam banjir air juga meluap naik ke jalana sehingga akses jalan menuju kecamatan ini sempat lumpuh total beberapa jam,Seperti di lokasi Desa Kampung Baru kecamatan Marga Punduh ketinggian air yang meluap megenagi jalan mencapai 1 meter lebih.

“Sempat antrian kendaran yang panjang di lokasi ini semua kendaraan baik dari arah Desa Bawang dan sebaliknya kendaran yang berlawanan arah sempat berhenti beberapa jam menunggu air surut untuk bisa melewati lokasi ini ,” ujar Firman, warga kota Jawa saat dihubungi.

Menurut dia, sampai saat ini warga yang terkena musibah ini masih menunggu bantuan dari pihak terkait untuk menanggulangin masalah ini.

“Kemunginan dari pihak dinas terkait akan segera turun mungin masih di jalan untuk menuju laokasi ini karna sudah ada yang berkoedinasi kepihak pemda setempat,” ucapnya

Sementara itu, anggota DPRD asal dapil Punduh pidada Marga Punduh, Hipni Idris mengatakan, dirinya saat ini sedang melakukan koordinasi kepada pemeritah setempat untuk menagulangi permasalahn yang menimpa waraga di kecamatan ini .

“Ya saat ini saya sedang kordinasi kepada pihak Dinas Sosial Dan piahak BPPD Pesawaran untuk menagulangi masalah ini mudah mudaha keluarga yang terkena musibah bisa tabah,” kata dia. (ydn/rus)