Hiburan Orgen Tunggal Dibatasi, Kapolres: Pemkab Tubaba Harus Tanggap

‎TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Penerbitan peraturan Daerah (Perda) Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) terkait ‎pembatasan hiburan orgen tunggal pada acara resepsi dikalangan masyarakat hingga larut malam sejak belakangan terakhir kemarin, dapat mendukung kinerja Mapolres Tulang Bawang (Tuba) dalam penertipan.

Hal Itu upaya selain mengantsipasi maraknya pelaku penyalah gunaan dan pengedar juga pemakai ‎Narkoba selama ini,  tindakan tersebut demi menciptakan situasi aman dan kondusif ditengah kehidupan masyarakat khalayak umum.

Menurut Kapolres Tulang Bawang (Tuba) AKBP R‎aswanto hadiwibowo.,S.Ik.M.Si melalui Pesan Whatsapp nya menegaskan. Jika Pemkab Tubaba tidak mengindahkan usulan terkait penerbitan perda tersebut, jajaran Mapolres setempat akan menggelar rapat bersama tokoh adat, masyarakat dan agama untuk penentuan giat jam malam.

” Dalam hal ini  kami mengajak segenap elemen masyarakat khususnya diwilayah hukum Mapolres Tuba dan Tubaba untuk dapat bersinergi dengan pihak Kepolisian dalam menciptakan situasi aman juga kondusif, dengan cara mematuhi batas wakti izin keramaian yang telah di tentukan.” Kata Kapolres Raswanto terhadap Translampung.com pada (9/7/2018) pukul 14:58 Wib.

‎Lanjut dia, himbauan tersebut menindak lanjuti arahan Kapolda Lampung Suntana meminta terhadap seluruh lapisan maysarakat Propinsi lampung dapat bersinergi dan mendorong seluruh Pemerintah dapat segera menerbitkan Perda penegasan izin batas waktu keramaian terhadap masyarakat dan pemilik hiburan yang kian marak terjadi hingga larut malam.

‎” Kemajuan suatu Daerah tentunya tidak luput dari tingkat keamanan, oleh karenanya Pemkab Tubaba wajib mengeluarja perda larangan terhadap saipul hajat dan pemilik usaha hiburan orgen agar mentaati batas waktu yang telah di tentukan, sejak saat ini jika terdapat pelangggaran oleh masyarakat terkait larangan tersebut, yang bersangkutan akan di tindak secara hukum.” Katanya.

salama ini izin yang dikeluarkan untuk keramaian terhadap masyarakat sejak pukul 17:00 Wib namun atas permintaan masyarakat agar perpanjangan waktu makan izin tersebut diberikan toleransi hingga pukul 21:00 Wib malam. ‎Sementara hingga berita ini dilangsirkan belum satupun Pihak Pemkab Tubaba dapat memberikan keterangan terkait Perda tersebut.(Dirman)

 

News Reporter
Kepala Biro Tulangbawang Barat