Heroik, Tukang Sapu RS. A Yani Metro Rebut Pistol Perampok

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Perampokan kembali terjadi di Kota Metro. Kali ini bukan korban yang terluka oleh proyektil panas, melainkan perampok justru yang tertembak ketika sedang berebut pistol.

Hal ini yang dialami Dedi Susanto (37) warga Ganjar Agung, Metro Barat. Kediamanya disatroni perampok bersenjata pada pukul 03.00 WIB.

Saat menyadari rumahnya dirampok, Dedi melawan dengan sigap. Pistol yang hendak ditodongkan ke arahnya direbut, saat perebutan pistol itu perampok justru tertembak di bagian paha.

Dedi berniat melindungi keluarga dari rampok saat perebutan senjata itu. Dedi menerima pukulan di bagian kepala belakang dan depan serta goresan proyektil di bagian perut, hal yang sama dialami istri menderita luka pukulan di kepala, dan seorang anaknya menerima pukulan dengan pistol di bagian kepala.

Dedi mengaku tidak memiliki ketrampilan khusus untuk melawan perampok.

“Saya gak pernah ikut bela diri apalagi latihan senjata. Saya hanya berniat untuk menyelamatkan keluarga dari perampok,” katanya saat ditemui  di kediamanya, Senin (16/4).

Dari pantauan, sebuah senjata rakitan berhasil direbut oleh korban beserta empat buah peluruh aktif dan dua buah peluru non aktif.

“Yang udah ketembak dua ada enam proyektil pas berantem sama penjahat,” kata Dedi yang bekerja sebagai cleaning service RS. A Yani Metro.

Menurut Dedi saat itu dirinya sedang tidur bersama istri dan kedua anaknya. Saat Dedi mendengar suara aneh dia terbangun dengan sigapnya.

Terlihat ceceran darah masih berada di kediaman Dedi. Istri Dedi yang bekerja sebagai tukang jahit mengaku melawan perampok tersebut.

Menurut Dedi, perampok berjumlah satu orang.

“Satunya lagi di atas motor di pinggi jalan, menunggu untuk kabur,” katanya.

Umi Fadilah Astutik, Kapolres Kota Metro mengapresiasi keberanian Dedi, menurutnya hal ini sangat luar biasa.

“Luar biasa sekali ya. Patut diapresiasi, belum tentu semua orang berani,” ujarnya.

Puji (35) tetangga Dedi mengatakan di lingkungan masyarakat Dedi dikenal baik.

“Keluarganya dikenal baik, dan gak punya musuh,” katanya.

Diduga perampok ingin mengambil barang berharga milik korban. Saat kejadian perampok sudah sempat mengambil handphone milik korban, tetapi handphone berhasil direbut kembali oleh korban. (suf/hkw)

News Reporter