Herman: Nggak Ada yang Berhenti, Alat Bor Itu Hanya Rusak

0
361
views
Walikota

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Walikota Bandarlampung, Herman HN menegaskan, akan tetap melaksanakan pembangunan Jembatan Layang (Fly Over) Jalan Teuku Umar – Jalan ZA Pagar Alam tepatnya di depan Mall Bumi Kedaton (MBK) Bandarlampung.

Hal tersebut diungkapkan dia, saat ditemui usai menyerahkan 19 unit, mobil Ambulance kepada petugas Puskesmas di Bandarlampung, Bertempat di halaman parkir gedung satu atap, Pemkot Bandarlampung, Senin (12/6).

“Pembangunan Fly Over harus jalan terus, nggak ada yang berenti, mesin bornya berenti itu karena lagi rusak. Bukan pembangunannya yang berenti, sampai sekarang masih jalan terus pekerjaannya, kecuali berenti pas mau lebaran nanti,” jelas dia.

Herman HN menambahkan, pembangunan Fly Over di depan MBK itu, adalah untuk mengurangi kemacetan, selain itu dalam rangka mendukung Nawacita pembangunan Presiden Jokowi. “Presiden dulu bilang, bangun lah negara ini, siapapun bisa ngebangun, kalau nyetop pembangunan berarti ngelawan presiden,” beber dia.

Orang nomor satu di Bandarlampung ini mengaku telah mengantongi izin dari Balai Besar, selaku pengelola jalan nasional. “Izin kita sudah ada kok dari balai,” singkat dia.

Yang jelas, sambung Walikota Bandarlampung dua perionde ini, jangankan Jalan didarat, jalan diudara kalau bisa dibangun akan saya bangun. Karena pembangunan adalah bentuk dukungan ke pusat, demi kesejahteraan masyakarat.

Pasca pengiriman surat penghentian pembangunan Fly over oleh Pemerintah provinsi (pemprov) Lampung,  belum lama ini.

Pekerjaan pembangunan flyover didepan jalan Mall Boemi Kedaton (MBK) yaitu proses pembangunan tiang pancang dengan alat pengebor boorpile berhenti Sementara sejak hari kamis (8/6).

Salah satu pengojek didepan MBK mengatakan sejak kamis mesin bor untuk pemasangan tiang pancang tersebut telah berhenti beroperasi.

“sudah dari hari kamis sampai hari minggu ini tidak kerja mesin yang ditengah itu,” kata pengojek yang tidak mau disebutkan namanya tersebut ditemui Minggu (11/6).

Sementara pekerjaan lain yaitu pelebaran jalan masih terus dikerjakan. Pantauan dilokasi tampak pekerja sibuk memindahkan tiang listrik didepan puskemas kedaton dibantu petugas PLN.

Sementara itu pelebaran ruas jalan zainal abidin pagar alam terus dilakukan tepatnya didepan toko Rabbani oleh kendaraan eksavator. Tak ada perubahan pada rekayasa lalu lintas yang dijalankan oleh pemkot, meskipun proyek flyover dihentikan sementara, rekayasa lalin tetap diberlakukan seperti semula.

Terpisah, pada dua lokasi lainnya di depan Universitas Lampung dan Persimpangan jalan pramuka, tidak ada aktifitas dimedian jalan nasional tersebut. Pekerja hanya sibuk mengerjakan pelebaran jalan dan pembongkaran gorong gorong.

“belum ada perintah pengerjaan tiang pancang, kami hanya melebarkan jala saja,” ungkap salah seorang pekerja yang tidak mau disebutkan namanya.

Disisi lain, perwakilan kotnraktor PT. Dewanto, Rosidin tak mengangkat telpon dan sms yang dikirimkan wartawan. (jef)